Suara.com - Kasus bully di Binus School Serpong, saat ini tengah ditangani Polres Metro Tangerang Selatan. Salah satu terduga pelaku melibatkan anak Vincent Rompies, Legolas.
Vincent Rompies yang mendampingi anaknya menjalani pemeriksaan pada Kamis (22/2/2024) berharap kasusnya bisa selesai secara kekeluargaan.
Namun tampaknya dari pihak keluarga korban, menginginkan hal lain. Mereka berharap kasus ini bisa sampai ke pengadilan.
"Jumat kemarin, kami tanya, bapak ibu ingin akses keadilan sampai diputus pidana atau apa?" kata pengacara korban Muhamad Rizki Firdaus ditemui di Serpong, Tangerang Selatan pada Senin (26/2/2024).
Sebab kata pengacara korban, penyelesaian kasus bisa dengan perdamaian dan diputus pidana.
"Karena kasus ini saya duga arahnya pasal 80 ayat. (Dampaknya) luka berat, ancamannya 5 tahun (penjara)," kata pengacara korban.
Berangkat dari hal itu, pihak korban mau kasus ini bisa sampai ke persidangan.
"Hanya dengan diputus pidana itu adalah keadilan sebaik-baiknya," jelas si pengacara.
Terkait adanya ancaman hukuman berat ini kepada anak terduga pelaku, KPAI sebagai lembaga perlindungan anak turut angkat bicara.
Baca Juga: Dibully Anak Vincent Rompies cs, Korban Alami Gangguan Psikis
Diyah Puspitarini, Komisioner KPAI pun akan mengikuti proses hukum. Semisal putusannya adalah pidana, maka ia akan menghormati.
"Bisa saja (berujung pidana). Ya kalau proses hukum akhirnya ke situ, ya bisa jadi," kata Diyah Puspitarini ditemui di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (27/2/2024).
Sejauh ini kasus bully yang melibatkan siswa Binus School Serpong masih pemanggilan saksi.
Polres Metro Tangerang Selatan yang menangani kasus ini sudah memanggil 11 orang, termasuk diantaranya anak Vincent Rompies, Legolas.
Kendati begitu, belum ada penetapan tersangka atas kasus ini.
Berita Terkait
-
Dibully Anak Vincent Rompies cs, Korban Alami Gangguan Psikis
-
Korban Bully Anak Vincent Rompies cs Diteror, Sang Ibu Sampai Dibentak
-
Bertemu Pihak Binus School Serpong, Kemendikbud Ungkap Status Terduga Pelaku Bully
-
Barbie Kumalasari Setuju Anak Vincent Rompies Dihukum hingga Dikeluarkan dari Sekolah
-
Turun Tangan Tuntaskan Kasus Bully Anak Vincent Rompies cs, Kemendikbud Temukan Solusi
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin
-
Review Ready or Not 2: Ketegangan Tanpa Henti tapi Tetap Bikin Tertawa
-
Review Golden Job: Misi Terakhir yang Berujung Pengkhiantan, Malam Ini di Trans TV
-
Buntut Tamara Bleszynski Tak Dampingi Teuku Rassya di Pelaminan, Mantan Suaminya Dihujat
-
Tak Dilibatkan Urus Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ahmad Dhani Akui Cuma Diminta Sumbangan
-
Update Casting Harry Potter 2026: Ralph Fiennes Sebut Satu Nama Mengejutkan untuk Voldemort Baru
-
Kabar Duka, Muhammad Imam Muslimin 'Yai Mim' Meninggal Dunia
-
Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara