Suara.com - Polres Metro Tangerang Selatan akhirnya merilis kasus bully dengan korban siswa Binus School Serpong Tangerang Selatan. Salah satu pelakunya adalah anak artis VR, L.
Peristiwa bermula saat korban disebut menjalani 'penataran' untuk masuk Geng Tai. 12 pelaku secara bergantian menyerang korban di Warung Ibu Gaul, seberang Binus School pada 2 Februari 2024.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alvino Cahyadi membeberkan syarat alias tradisi untuk masuk Geng Tai.
"(Pelaku) menjambak rambut, mencubit dada, memukul perut dan kepala dengan posisi jari tangan dikepal, menarik kerah baju, menggelitik dan memukul perut, menendang kaki dan memukul wajah," kata Alvino Cahyadi saat menggelar konferensi pers di Polres Metro Tangerang Selatan, Jumat (1/3/2024).
Selain perbuatan tersebut, adapula pelecehan seksual yang dilakukan kepada korban.
"Memberikan arahan atau instruksi untuk melepaskan celana," ujar Alvino Cahyadi.
Karena itu pula, polisi juga memasukkan pasal dugaan pelecehan seksual. Pasal ini menjerat pelaku yang berstatus Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH). Penyebutan status ini karena pelaku masih di bawah umur.
"Satu orang anak saksi yang diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur dan atau tindak pidana melanggar kesusilaan terhadap Anak Korban," kata Alvino Cahyadi.
Selain satu orang tersebut, ada 7 lainnya yang berstatus ABH. Namun mereka tidak masuk dalam pasal dugaan pelecehan seksual.
Baca Juga: Pelaku Terancam Hukuman Sampai 5 Tahun Penjara, Korban Bully Anak Vincent Rompies cs Ogah Damai
Sementara 8 orang ditetapkan sebagai ABH, 4 pelaku lain berstatus tersangka.
Mereka adalah E berusia 18 tahun 3 bulan, R berusia 18 tahun 3 bulan, J berusia 18 tahun 11 bulan dan G berusia 19 tahun.
Tindakan perundungan yang mengarah kepada pengeroyokan kepada korban, sebenarnya tidak terjadi sekali di 2 Februari 2024.
Tindakan tak terpuji ini juga kembali terjadi pada 13 Februari 2024 dan malah lebih parah.
"(Pelaku) menyundut korek yang sudah dipanaskan ke lengan kiri korban, memiting leher korban, memukul perut korban, dan mendorong badan korban," ka Alvino Cahyadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Di Depan Daniel Mananta, Ustaz Khalid Basalamah Tegas: Agama Itu Hanya Islam
-
Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis SAM, Syekh Ahmad Al-Misry Beri Respons Menohok
-
Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!
-
Apakah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Menikah? Ini Profil Lengkapnya
-
Bikin Bangga! Indonesia Berhasil Produksi Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars' dengan Standar Internasional
-
Pengacara Beberkan Bukti, Laporan Shella Saukia Terhadap Doktif Naik ke Tahap Penyidikan
-
Review Film Pelangi di Mars: Visual Berkelas Karya Anak Bangsa, Meski Menyimpan Satu Teka-teki
-
Rambutnya Dibikin Rusak Hair Stylist, Nirina Zubir Berharap Tak Ada Korban Lagi
-
Baru Dibongkar, Ada Lantunan Al Fatihah di Lagu Demi Waktu Milik Ungu
-
'Jebakan' Fanny Ghassani Bikin LDR dengan Suami Selama 7 Tahun