Suara.com - Gus Samsudin resmi ditahan Polda Jawa Timur usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pelanggaran UU ITE. Lelaki berambut gondrong ini adalah otak di balik video aliran sesat yang bolehkan bertukar pasangan.
Dalam klarifikasinya, Samsudin mengaku video tersebut adalah cuma konten. Tujuannya, semata-semata untuk menghibur masyarakat.
Namun, pembelaan Gus Samsudin seperti tak berlaku. Dia dianggap meresahkan masyarakat hingga akhirnya kena UU ITE.
Jauh sebelum ini, rival Pesulap Merah ini tersebut juga sempat bikin geger karena video pamer tumpukan uang.
Dalam video yang beredar, Gus Samsudin perlihatkan tumpukan uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu di meja.
Kepada istrinya, Yuni LIDA, dia berkata kalau dirinya menafkahinya Rp100 juta tiap minggu. Di dalam video, Gus Samsudin sedang dipijat kakinya oleh sang istri.
Dengan sombong, Gus Samsudin juga mengatakan akan memberikan uang lebih banyak lagi pada istrinya jika jatah mingguan belum juga habis.
"Kemarin uang yang dikasih udah habis apa belum?" tanya Gus Samsudin dalam video unggahan akun Instagram @dramakuin.official.
Sang istri pun menjawab, "Sampun (sudah)."
Baca Juga: Diciduk Polisi Gegara Konten Sesat, Segini Biaya Pengobatan di Padepokan Gus Samsudin
"Pinter. Jadi kan kamu itu kan dijatah setiap minggu itu kan 100 juta. Kalau sampai nggak habis, kamu malah saya kasih 500 juta," kata Gus Samsudin.
Gus Samsudin berpesan agar jatah mingguan Rp100 juta harus dihabiskan untuk membeli apa saja. Dengan congkak, dia berkata begitu mudahnya mencari uang.
"(Harus) dibelanjakan, karena cari uang itu kamu pikir susah? Mudah tahu. ini harus dihabiskan, ya? Alhamdulillah satu bulan itu untuk santri Rp700 juta, Rp720 juta cukup. Ini masih sisa banyak," katanya.
Gus Samsudin mengklaim uang sebanyak itu dia dapatkan dari hasil menjual tanah dan rumah.
Sang istri pun terlihat terkejut karena menerima uang sebanyak itu.
Terungkapnya fakta video aliran sesat tukar pasangan cuma konten, patut diduga kalau video ini juga rekayasa alias bohongan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih