Suara.com - Ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid melalui kuasa hukumnya, Lucky Omega Hasan dan pihak manajemen Gen Halilintar, Jejen Jaenudin akhirnya buka suara terkait tudingan melakukan sengketa tanah pondok pesantren Al-Anshar di Pekanbaru, Riau.
Sebelumnya, masalah sengketa tanah ini sudah muncul sejak puluhan tahun lalu. Namun, masalah ini kembali memanas setelah ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Pekanbaru, 23 Januari 2024.
Lucky Omega, kuasa hukum ayah Atta Halilintar menjelaskan kliennya, Halilintar Anofial Asmid mengajukan gugatan itu setelah berulang kali dilaporkan hingga dituding melakukan sengketa tanaholeh pihak pondok pesantren Al Anshar di Pekanbaru, Riau.
Ayah Atta Halilintar mengajukan gugatan ini tidak hanya untuk pihak yayasan, tetapi juga seorang oknum dari yayasan tersebut.
"Jadi dalam konteks ini pak Hali itu melakukan gugatan 2024 awal, kami ajukan gugatan ke dua pihak, perorangan dan yayasan," kata Lucky, kuasa hukum Halilintar Anofial Asmid dalam Youtube Need A Talk, Jumat (15/3/2024).
Namun, gugatan yang diajukan oleh ayah Gen Halilintar ini bukan perkara sengketa tanah lagi, melainkan menuntut pihak yayasan untuk mengembalikan sertifikat tanah yang sudah ditetapkan menjadi miliknya.
"Yang kami ajukan gugatan itu sebenarnya bukan sengketa pertanahan lagi, karena sengketa tanah sudah selesai, sudah memiliki kekuatan hukum tetap, ingkrah dan ditetapkan sertifikat dua bidang tanah di Pekanbaru itu milik pak Halilintar," kata Lucky.
Lucky menggatakan Halilintar Anofial Asmid, ayah Atta Halilintar mengajukan gugatan tersebut juga setelah dirinya ditetapnya sebagai pemilik sah atas 2 bidang tanah yang dijadikan pondok pesantren Al Anshar di Pekanbaru, Riau tersebut.
Bahkan, penetapan ayah Atta Halilintar sebagai pemilik sah 2 bidang tanah yang digunakan oleh yayasan tersebut sudah kuat secara hukum. Namun, pihak yayasan justru belum memberikan sertifikasi tersebut pada Halilintar Anofial Asmid.
"Kami gugat itu karena setelah pak Halilintar dinyatakan sebagai pemilik sah atas 2 bidang tanah itu, sertifikatnya dikuatkan oleh pengadilan. Kami minta baik-baik untuk dikembalikan sertifikatnya," jelas Lucky.
Karena itu, Halilintar Anofial Asmid merasa tersinggung dengan sikap pihak yayasan yang justru menggugatnya dan menudingnya melakukan sengketa tanah. Padahal tanah tersebut memang miliknya yang dibeli semasa muda.
Di sisi lain, ayah Atta Halilintar merasa tersinggung karena pihaknya sudah membebaskan pihak yayasan menggunakan lahannya untuk kepentingan pendidikan selama bertahaun-tahun, tetapi justru menudingnya ingin merebut tanah.
"Pak Hali kaget dan tersingung karena selama ini tidak masalah tanah digunakan untuk kepentingan pendidikan, tapi 2018 beliau digugat," ujar Lucky.
"Itu kan tanah pak Halilintar, atas nama pak Halilintar yang susah payah membelinya waktu masih muda. Kemudian singkat cerita tanah ini diperuntukan pendidikan sosial," sambung Jejen, manajemen Gen Halilintar.
Anehnya lagi, pihak Halilintar Anofial Asmid juga heran pihak yayasan menuntut perubahan nama dalam sertifikat tanah tersebut dari ayah Atta Halilintar menjadi salah satu oknum yayasan.
Berita Terkait
-
Imbas Body Shaming, Aurel Hermansyah Kena Mental hingga Dinasihati Dokter
-
Orangtua Atta Halilintar Dianggap Tak Peduli Saat Ameena Lahir, Aurel Hermansyah Kasih Jawaban Bijak
-
Meski Sering Dihina Gemuk, Aurel Hermansyah Tak Kapok Hamil sampai Punya Anak Laki-laki
-
Ria Ricis Mau Cerai, Oki Setiana Dewi Pelan-pelan Singgung Nafkah Batin untuk Sindir Teuku Ryan?
-
Pantas Senang Puasa Tanpa Ria Ricis, Teuku Ryan Terciduk Karaoke dengan Artis Ini
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dihujat Kasih THR Rp15 Ribu, Dewi Perssik Pamer Gunungan Beras untuk Ribuan Warga
-
Berpapasan di Polda Metro, Keluarga Minta Pembunuh Cucu Mpok Nori Dihukum Seberat-beratnya
-
Mimpi Kuburkan Pasangan Disebut Tanda Selingkuh, Penjelasan Abah Romdhoni Viral
-
Anak Indonesia Sampai Mars, 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-Anak Nonton Pelangi di Mars di Bioskop
-
Dulu Tidur di Pom Bensin dan Makan Warteg, Rey Bong Kini Balas Budi Jadikan Ayahnya 'Bos'
-
Nangis Tak Bisa Bertemu Anak saat Lebaran, Insanul Fahmi Sentil Wardatina Mawa Soal Eksploitasi
-
Dulu Jauh dari Tuhan, Ivan Gunawan Kenang Momen Diajak Edric Tjandra Temui Banyak Pendeta
-
Ngaku Dibentak Tasyi Athasyia Gara-Gara Foto Lebaran, Ini Curhatan Terbaru Ala Alatas
-
Sarwendah Tak Ajak Thalia dan Thania ke Pesta Ultah Betrand Peto, Sang Adik Ungkap Faktanya
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan