Suara.com - Nama The Lantis belakangan mencuri perhatian berkat single "Lampu Merah". Lagu tersebut semakin viral lantaran para konten kreator di TikTok sering memakai lagu tersebut sebagai backsound.
Setelah sukses dengan lagu "Lampu Merah", The Lantis sudah bersiap dengan karya terbaru. Tak tanggung-tanggung, band yang digawangi kakak beradik anak Jaksel ini merilis album berjudul Pancarona.
Pancarona menjadi nama yang cukup unik untuk sebuah nama. Jika disederhanakan, album terbaru The Lantis ini bermakna bermacam warna.
Bukan tanpa sebab, 12 lagu yang ada di album kedua The Lantis ini memang berasal dari beragam cerita.
Ravi Rinaldy, vokalis selaku gitaris ini mengatakan, cerita dalam albumnya merepresentasikan kesedihan, kebahagiaan, bahkan sampai rasa putus asa.
"Pasti ada momen optimis, pesimis, kejadian negatif, dan positif. Semua banyak yang terjadi bermacam-macam rasa itu arti dari Pancarona," kata Ravie dalam konferensi pers di kantor Warner Music Indonesia, Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (15/3/2024).
Sebagai salah satu contoh, lagu "Halo Jakarta". Di mana lagu ini menggambarkan seseorang yang merasa penat dengan hiruk-pikuk ibu kota, lalu mendengarkan musik dan menjadi rileks.
"Kita pengin 'Halo Jakarta' jadi lagu pelepas penat," kata Ravi.
Sebagai informasi, "Halo Jakarta" juga dibuat personel band ini di masa pandemi virus Corona. Sehingga mereka pun merasakan kepenatan atas lockdown yang terjadi.
Baca Juga: Profil Reality Club, Band Indie yang Tolak Tampil di Amerika Gara-Gara Bela Palestina
Selain "Halo Jakarta", ada 11 lagu The Lantis yang juga asyik untuk didengarkan. Di antaranya "Mantra", "Pancarona", "Belahan Jiwa", "Take Me Back", "Up, Up and Away", "A Clown and Disguised", "Mr. Raynar", "Gloria", "Nirwana" , dan "Gemuruh".
Tak lupa sekuel dari lagu The Lantis yang viral, "Lampu Merah". Pada album terbarunya ini, band yang beranggotakan empat personel tersebut juga menghadirkan single "Merah dan Hijau".
Bersamaan dengan momen ini, The Lantis juga menandatangani kontrak bersama Warner Music Indonesia. Bagi mereka ini menjadi wadah untuk lebih memberikan ruang berekspresi dan berkarya.
Berita Terkait
-
Profil Reality Club, Band Indie yang Tolak Tampil di Amerika Gara-Gara Bela Palestina
-
Musik 90-an Berjaya, Fatur Comeback Lewat Lagu "Tiada Lagi"
-
Veni Nur Bikin "Gak Pake Lama" Viral Lagi
-
Ultah ke-4 di Hari Musik, Big Record Asia Jalin Kerja Sama Penting dengan Music Aggregator dari New York
-
Arch Enemy Bakal Tutup Rangkaian Decievers Asia Tour 2024 di Jakarta
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum