Entertainment / Music
Minggu, 07 Juli 2024 | 22:42 WIB
Kunto Aji dalam Prambanan Jazz Festival 2024 [Istimewa]

"Tadi ada masalah teknis di tim produksi. Tapi kita sudah ada di sini, so have fun," tutur Indra Lesmana dengan aksen Inggrisnya yang begitu lekat.

Mantan suami Sophia Latjuba ini mengawali penampilannya dengan permainan akustik dan memamerkan kelihaiannya dalam menciptakan harmoni. Tentunya, dikolaborasikan dengan alunan gitar, bass, hingga perkusi.

Sebelum akhirnya sang putri tercinta, Eva Celia muncul di panggung dengan kaki telanjang. Mengenakan kebaya putih yang senada dengan Ayahnya, Eva membawakan satu per satu lagu nostalgik Indra Lesmana.

Secara spesial, Indra menyiapkan aransemen untuk lagu-lagu lawasnya. Sebut saja, Dirimu Kasih, Warna, hingga single berjudul Ekspresi.

Melalui penampilannya ini pula, Indra Lesmana meninggalkan sebuah pertanyaan yang esensial di benak para penonton. Indra mempertanyakan mengenai karakteristik jazz dalam tubuh Prambanan Jazz Festival tahun ini.

"Satu dekade Prambanan Jazz. Apakah semakin jazz?" tanya Indra Lesmana yang disambut dengan respons beragam dari para penonton.

3. Javier Parisi

Javier Parisi dalam Prambanan Jazz Festival 2024 [Istimewa]

Prambanan Jazz Festival 2024 menjadi kenangan tersendiri bagi Javier Parisi. Pasalnya, momen ini menjadi pengalaman pertama bagi musisi asal Argentina untuk bersua ke Indonesia.

"Saya sangat senang sekali bisa ada di sini, di Indonesia. Ini pertama kalinya," pungkas Javier Parisi, dengan gaya khas John Lennon, yang disematkan kepada dirinya sedari lama.

Baca Juga: Tampil Perdana di Prambanan Jazz 2023 Usai Nikahi Bella Bonita, Denny Caknan Ngaku Sudah Keramas 16 Kali!

Tak hanya soal gaya bicara, busana yang dipilih oleh Javier pun sama sekali tidak bisa dipisahkan dari sosok John Lennon. Kemeja floral, celana para musisi rock tahun 1960-an, dan gold round glassess membuat penonton seolah menyaksikan John Lennon hidup kembali.

Ketika lagu Come Together oleh The Beatles disenandungkan, penonton semakin diyakinkan dengan kemiripan Javier dan John Lennon soal karakter suara hingga cara bernyanyi. Ditambah dengan beberapa alunan lainnya, seperti lagu Help! dan Woman.

Meski tampaknya didominasi oleh milenial dan gen Z, para penonton mulai ikut bernyanyi saat melodi Stand by Me terdengar. Stand by Me sendiri dipopulerkan oleh musisi Ben E. King, musisi RnB asal Amerika Serikat.

Sementara itu, jarak perbedaan bahasa dengan penonton Indonesia diatasi oleh Javier Parisi dengan begitu apik. Beberapa kali sang musisi berinteraksi dan menyampaikan bentuk kamsianya dalam bahasa Indonesia.

"Terima kasih. Matur nuwun. Kalian luar biasa!" puji Javier Parisi yang berhasil mencuri atensi publik yang sempat terjebak dalam keheningan di malam hari.

Sebelum lagu penutup dinyanyikan, Javier menyampaikan bahwa dirinya siap kembali ke Indonesia. Entah itu di ujung tahun 2024 atau mungkin pada awal tahun 2025.

Load More