Suara.com - Eva Manurung dan beberapa temannya membuat konten 'Mundur Wir'. Sayang, isinya dianggap kurang pantas oleh warganet.
Hal itu karena Eva Manurung dan beberapa orang lain, menyandingkan kata mundur wir dengan ucapan belasungkawa buat almarhum Dali Wassink.
Eva Manurung menjelaskan, tidak memiliki niat jelek dalam video tersebut. Ia hanya mengucapkan simpati dengan caranya.
"Nggak (bukan memanfaatkan), dari hati. Teman-teman juga bilang, kasihan ya, padahal sudah mualaf. Boleh dong kita berpendapat, masa kalian doang," kata Eva Manurung kepada Suara.com saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis (25/6/2024).
Soal jargon mundur wir yang dianggap tidak perlu hadir dalam ucapan bela sungkawa tersebut, Eva Manurung secara tegas bilang, itu adalah jargonnya.
Sehingga, ia merasa bebas mengucapkan kapanpun sesuai dengan keinginannya.
"Itu jargon kita, kalian nggak boleh melarang. Itu ciptaan lagu saya, judulnya mundur wir," tutur ibu Virgoun ini.
Eva Manurung kembali mengulang kata-katanya, bahwa tidak ada maksud apapun, apalagi sampai memanfaatkan kesedihan orang untuk dibuat konten.
"Kami tidak bermaksud melecehkan, nggak, demi Allah nggak," ucapnya.
Baca Juga: Diego Coppen Siapanya Jennifer Coppen? Ternyata Ini Hubungan Keduanya!
Sebagai informasi, Eva Manurung bersama Egi Fazri, Tessa Mariska dan beberapa orang lain membuat konten di media sosial.
"Mundur Wir, turut berduka cita untuk Papa Dali. Semoga tenang di alam sana," bunyi permulaan dari konten yang viral tersebut.
"Mundur Wir, innalillahi wainnailaihi rajiun. Setahu saya, Papa Dali mualaf ya. Semoga diterima di sisi Allah SWT," ujar Tessa Mariska kemudian.
"Dikremasi ya? Apapun itu, apapun itu, Allah yang lebih tahu," lanjut Tessa yang sempat menunjukkan ekspresi kebingungan mengenai cara Dali Wassink diistirahatkan usai meninggal dunia.
Eva Manurung yang ada di sana hanya memberikan kalimat singkat. Sambil berpegangan tangan dengan pacar brondongnya, ia hanya meminta bacaan Al Fatihah untuk mendiang Dali Wassink.
Berita Terkait
-
Eksklusif, Eva Manurung Klarifikasi soal Cengengesan Ucapkan Al Fatihah buat Dali Wassink
-
Jennifer Coppen Sakit Hati Dituding Umbar Duka Demi Popularitas: Kali Ini Saya Enggak Maafin
-
9 Potret Abidzar Al Ghifari: Anak Umi Pipik Laporkan Penghina Uje ke Polisi, Mental Adik Terguncang
-
Kebangetan! Eva Manurung dan Tessa Mariska Panen Kritikan Bikin Konten Mundur Wir Soal Kematian Suami Jennifer Coppen
-
Apa Arti Masya Allah Tabarakallah yang Sering Ditulis Dali Wassink? Cari Tahu Juga Cara Balasnya
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Adik Aldi Taher Review Sang Kakak, Akui Sempat Malu hingga Ungkap Kerandoman sejak Kecil
-
Sinopsis They Will Kill You: Terjebak Ritual Sekte di Gedung Pencakar Langit
-
Sinopsis Final Table: Drakor Baru Hong Hwa Yeon, Ahn Hyo Seop Bakal Jadi Chef
-
Puluhan Mobil Pemudik Nyasar ke Tengah Sawah Usai Ikuti Arahan Google Maps
-
Saling Sindir Soal Foto Lebaran di Konflik Anak, Ibunda Tasyi Athasyia Minta Maaf
-
Chef Juna Ikut Rayakan Lebaran, Pacar Tegaskan Agamanya
-
Foto Richard Lee di Sel Bocor, Tim Kreatif Protes Keras dan Lapor Propam
-
Danur: The Last Chapter Raih 1 Juta Penonton, di Mana Nonton Film-Film Sebelumnya?
-
Bangga Pamer Prestasi, Cindy Rizky Aprilia Dicemooh: Malu Sama Maissy
-
Ngaku Dibentak, Ala Alatas Dituding Perkeruh Konflik Tasyi Athasyia dan Selvi Salavia