Suara.com - Baru-baru ini beredar di media sosial video analog horor yang memperlihatkan Garuda Pancasila berlatar belakang warna biru dengan narasi "Peringatan Darurat". Video ini adalah gerakan di media sosial lantaran kemelut menjelang Pilkada 2024.
Terlepas dari isu politik ini, apa saja video analog horror paling terkenal yang pernah dibuat? Apakah video Peringatan Darurat Indonesia termasuk salah satunya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Perlu diketahui sebelumnya, video Peringatan Darurat Indonesia yang sedang viral ini merupakan salah satu genre film yang dikenal dengan nama analog horor. Nah, analog horror itu sendiri merupakan subgenre horor dengan gaya visual serta ciri khas teknologi lawas.
Biasanya pencipta video ini menggunakan VHS dan kaset rekaman sebagai sumbernya. Mereka pun tidak jarang menggunakan cuplikan arsip dokumen peristiwa sejarah untuk menguatkan pesan dan informasi yang ingin disampaikan.
Sementara itu, Gerakan "peringatan darurat" itu sendiri merupakan gerakan masyarakat yang disuarakan melalui media sosial di tengah upaya DPR dan pemerintah menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah mengubah ambang batas persyaratan calon kepala daerah.
Lambang burung garuda berwarna biru itu pertama kali diunggah oleh akun kolaborasi @najwashihab, @matanajwa, dan @narasitv di Instagram. Unggahan tersebut menuai respon berupa dibagikan oleh puluhan ribu pengguna. Unggahan yang sama juga dibagikan sampai ke platform X.
Gerakan tersebut semakin meluas karena banyaknya seniman dan musisi yang ikut menaruh perhatian pada suhu politik tanah air.
Sebenarnya postingan Najwa Shihab tersebut merupakan potongan dari sebuah video di Youtube yang dibuat dengan konsep The Emergency Alert System (EAS) versi Indonesia yang diunggah oleh channel EAS Indonesia Concept.
Channel tersebut merilis video-video horor fiktif yang dikenal dengan seri Analog Horor. Konsep video tampak seperti tayangan siaran TVRI di tahun 1990an.
Baca Juga: Sederet Komika Serukan Peringatan Darurat Indonesia, Kiky Saputri Kok Diam?
Merespon kegaduhan tersebut, akun Habis Nonton Film di platform X juga ikut membagikan deretan video analog horror dengan konsep yang sama dengan EAS Indonesia.
Pertama-tama akun tersebut memposting screenshot potongan video "The Last Broadcast" yang mirip dengan lambang garuda warna biru yang dibagikan oleh akun kolaborasi Najwa Shihab dan lain-lain dari akun Youtube Blocky Brain.
Jika masuk ke link tersebut, kamu bisa melihat deretan Video Analog Horror Indonesia yang lain. Konten video Analog Horror Indonesia merupakan serial video horror yang dubuat oleh akun Blocky Brain.
Isi setiap video berbeda-beda, tetapi sesuai dengan temanya yakni horror. Bagi yang tertarik dengan video analog horror Indonesia, berikut deretan video analog horror paling terkenal.
1. The Last Broadcast
Ini adalah video yang disebut oleh akun Habis Nonton Film di platform X. Banyak netizen menanggapi postingan tersebut dengan kejadian yang sedang berlangsung, di mana isi video yang tadinya murni FIKSI kini tampak menjadi kenyataan paska keputusan MK dianulir. Berikut untuk nonton "The Last Broadcast":
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok