Suara.com - Artis asal Korea Selatan, Kim Jiwon sukses menggelar acara jumpa penggemar alias fan meeting pertamanya di Jakarta International Expo Theater pada Sabtu (31/8/202)4 malam dengan tajuk Be My One.
Acara tersebut berlangsung kurang lebih selama dua jam, sejak pukul 18.30 WIB hingga 20.45 WIB. Ada beragam sesi menarik di acara tersebut, salah satunya momen tanya jawab sang artis dengan penggemar.
Dalam sesi itu, Kim Jiwon ditanya kesannya seputar Indonesia, termasuk dari sisi makanan. Nah, sejak datang ke Indonesia pada 30 Agustus lalu, lawan main Kim Soo Hyun ini mengaku sudah mencicipi nasi goreng.
"Nasi goreng itu enak sekali saya makannya," kata Kim Jiwon yang disambut teriak histeris penggemar.
Tidak berhenti di sana, beberapa penggemar sibuk merekomendasikan beberapa jenis makanan lainnya. Salah satunya yaitu seblak.
Edric Tjandra selaku pembawa acara pun menyebutkan makanan itu kepada Kim Jiwon.
"Mereka (penggemar) bilang seblak," ucap Edric.
Kim Jiwon lantas menyebutkan nama makanan khas Jawa Barat itu dengan logat Koreanya yang khas. Tak ayal, aksinya itu berhasil membuat penggemar kembali gempar.
"Jadi seblak itu enak ya?." ungkap Kim Jiwon.
Baca Juga: Paling Berkesan! Kim Seon Ho Sampai Menangis Haru Nonton Video Fan Project di Fan Meeting Jakarta
Edric lalu menjelaskan jika itu adalah makanan pedas. Mendengar itu, Kim Jiwon langsung menunjukkan ekspresi memoyongkan bibir yang kembali membuat penonton berteriak, karena ekspresinya yang dinilai sangat lucu.
Saat membahas tentang makanan, perempuan berzodiak Libra itu mengatakan jika dirinya bisa menyantap makanan apapun. Hanya saja, ia tidak terlalu suka makanan dengan tekstur kering.
"Sebenarnya saya suka sekali semua makanan, saya bisa mencoba semuanya. Tetapi kalau ada satu satu hal yang saya tidak bisa makan, itu adalah yang kering," jelas Kim Jiwon.
Dia juga lebih suka makanan berkuah. Alhasil membuat penggemarnya sibuk memberikan rekomendasi makanan berkuah seperti soto.
"Soto itu saya harus coba banget ya," ujar Kim Jiwon.
"Jadi soto kita banyak ya. Ada soto betawi, ada soto kudus," timpal Edric.
Berita Terkait
-
Resep Ayam Betutu Bali Yang Ditawarkan Edric Tjandra Kepada Kim Jiwon
-
Antusias, Respons Kim Jiwon Diminta Cicipi Ayam Betutu Jelang Fan Meeting
-
Bakal ke Jakarta Lagi, Fan Meeting Jung Hae In Dihelat Akhir Tahun Ini
-
Kim Ji Won 1st Fan Meeting Tour "Be My One" in Jakarta, Siap Temui 2.000 Penggemar
-
Bakal Usung Genre R&B, Bang Yedam Spoiler Album Baru di Fan Meeting Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan