Suara.com - Aktor Yama Carlos mengutarakan kesedihannya karena tidak sempat menyaksikan langsung kedatangan Paus Fransiskus di Jakarta. Jadwal kegiatan Yama berbenturan dengan hari di mana Paus Fransiskus menggelar misa akbar.
"Nggak, karena kebetulan ada kegiatan juga yang harus saya lakukan," ungkap Yama Carlos di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (5/9/2024).
Yama Carlos sebenarnya ingin datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta untuk ikut merayakan kehadiran Paus Fransiskus. Momen semacam itu, diyakini Yama, belum tentu terulang lagi bahkan untuk 10 tahun ke depan.
"Pengin sebenernya. Kan hampir semua orang ke sana. Peristiwa seperti ini juga belum tentu 5 tahun kemudian akan ada lagi, bahkan 10 tahun lagi juga belum tentu," kata Yama Carlos.
Yama Carlos mengambil contoh nyata dari kedatangan Paus terdahulu, yakni Paus Yohanes Paulus II, yang datang ke Indonesia pada 1989.
"Paus sebelumnya kan datang ke Jakarta udah berpuluh-puluh tahun yang lalu. Jadi dengan Paus yang sekarang datang, ya saya sebenernya turut bersuka cita," tutur Yama Carlos.
Kendati belum berkesempatan langsung bertemu Paus Fransiskus, Yama Carlos tetap berbahagia karena kedatangan pemimpin Gereja Katolik seluruh dunia itu diiringi dengan misi menyebar perdamaian.
"Akhirnya ada Paus berikutnya yang mau datang ke Jakarta dan ingin menyebarkan cinta kasih dan mencukupi keberagaman," jelas Yama Carlos.
Yama Carlos berharap, kelak dirinya masih diberi umur untuk mendapat kesempatan bertatap muka langsung dengan Paus Fransiskus.
Baca Juga: Cerita di Balik Penampilan Lyodra Tampil di Misa Akbar Paus Fransiskus
"Ya mungkin nanti ada kesempatan untuk saya," pungkas Yama Carlos.
Berita Terkait
-
Arwah Sinden:Sisi Gelap Tradisi yang Mematikan, Malam Ini di ANTV
-
Cerita Yama Carlos Diteror setelah Bikin Video Parodi, Nomor di-Hack hingga Banjir Kiriman COD
-
Dari Rifky Balweel hingga Asri Welas, Deretan Bintang Meriahkan Film The Hostages Hero
-
Yama Carlos Desak Petinggi PSSI Mengundurkan Diri Usai Timnas Indonesia Gagal Melaju ke Piala Dunia
-
Warisan Hijau Paus Fransiskus: Vatikan Buka Sekolah Pertanian Berkelanjutan Pertama
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA