- Stasiun ANTV menayangkan film horor Arwah Sinden pada Kamis, 14 Mei 2026, pukul 21.30 WIB di televisi.
- Cerita berfokus pada upaya Sergi menyelidiki kematian keluarganya yang membangkitkan kutukan arwah sinden di desa terpencil.
- Sutradara Ubay Fox menghadirkan horor melalui atmosfer musik tradisional dan sinematografi gelap untuk meneror penonton secara psikologis.
Suara.com - Stasiun ANTV kembali akan menayangkan film horor Indonesia pada Kamis (14/5/2026) malam ini pukul 21.30 WIB berjudul Arwah Sinden.
Film garapan sutradara Ubay Fox ini mencoba menggabungkan unsur musik tradisional yang magis dengan horor yang mencekam.
Arwah Sinden mengisahkan tentang misteri di sebuah desa terpencil yang dikenal memiliki tradisi sinden yang kuat.
Cerita berpusat pada seorang pemuda bernama Sergi (diperankan oleh Rendy Septino) yang kembali ke kampung halamannya untuk menyelidiki kematian misterius keluarganya.
Namun, kepulangannya justru membangkitkan kutukan lama. Suara nyanyian sinden yang melengking di tengah malam menjadi pertanda maut bagi siapa pun yang mendengarnya.
Bersama seorang tokoh masyarakat yang skeptis namun menyimpan rahasia kelam, Kliman (Yama Carlos) dan Dea (Ismi Melinda), seorang wanita yang memiliki keterikatan batin dengan dunia gaib, mereka harus memutus rantai teror sebelum arwah sang sinden mengambil nyawa terakhir sebagai tumbal.
Kembalinya Rendy Septino ke layar lebar genre horor memberikan warna tersendiri. Rendy berhasil membawakan karakter yang rapuh namun bertekad kuat dengan sangat natural.
Sementara itu, Yama Carlos sekali lagi membuktikan kelasnya sebagai aktor watak. Kehadirannya memberikan bobot emosional dan ketegangan yang stabil di sepanjang film.
Namun, sorotan utama patut diberikan kepada Ismi Melinda. Dikenal dengan kemampuan aktingnya yang intens, Ismi berhasil memerankan karakter yang terjebak di antara dua dunia dengan sangat meyakinkan.
Baca Juga: Malam Keramat: Labirin Teror Ritual Kuno yang Mencekam, Malam Ini di ANTV
Ekspresi ketakutan dan transisi karakternya saat "bersentuhan" dengan sang arwah menjadi salah satu momen paling ikonik dalam film ini.
Sutradara Ubay Fox tampaknya sangat paham cara memainkan psikologis penonton.
Alih-alih hanya mengandalkan jump scare murahan, Ubay lebih memilih membangun atmosfer melalui sinematografi yang gelap dan scoring musik yang menghantui.
Suara gending jawa yang diaransemen dengan nada minor berhasil menciptakan rasa tidak nyaman yang terus menghantui bahkan setelah film selesai.
Penggunaan elemen budaya "Sinden" tidak hanya menjadi tempelan, melainkan inti dari horor itu sendiri.
Penonton diajak menyelami sisi gelap dari sebuah tradisi yang selama ini dianggap indah namun menyimpan luka lama yang belum sembuh.
Berita Terkait
-
Malam Keramat: Labirin Teror Ritual Kuno yang Mencekam, Malam Ini di ANTV
-
Iblis dalam Darah: saat Teror Mistis Menyusup ke Nadi, Malam Ini di ANTV
-
Sinopsis Pasar Setan yang Dibintangi Audi Marissa, Tayang Malam Ini di ANTV
-
Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley
-
Kewarasan yang Dipertanyakan: 'Juminten Edan' Bawa Isu Sosial ke Level Horor yang Menakutkan
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok