Suara.com - Kunto Aji baru-baru ini menjadi sorotan usai komentarnya soal polemik akun Fufufafa. Pendapat Kunto yang dibagikan lewat akun X atau Twitter-nya ramai menuai respons positif dari warganet.
Sebagian besar netizen setuju dengan komentar Kunto Aji yang mengkritisi langkah pemerintah untuk akun Fufufafa tersebut.
Saat ditemui Suara.com, pelantun Rehat tersebut mengaku senang melihat reaksi masyarakat Indonesia yang mulai melek terhadap persoalan politik.
"Iya, masyarakat sekarang mulai kritis, itu hal yang bagus," ujar Kunto Aji saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2024).
Sayangnya, Kunto Aji enggan membahas lebih lanjut soal cuitannya yang ramai tersebut.
Namun begitu sang penyanyi mengakui komentar itu dia tulis atas dasar keresahannya sebagai rakyat Indonesia.
"Nggak juga sih (suka ngurus masalah politik), ini datang dari keresahan aja," ungkapnya.
Adapun komentar yang ditulis Kunto Aji adalah membahas soal langkah Menkominfo Budi Arie Setiadi, yang sampai mengerahkan lembaganya demi membuktikan pemilik akun Fufufafa bukan milik Gibran Rakabuming Raka.
"Negara kok ngurusin beginian," tulis Kunto Aji dalam utas X-nya baru-baru ini.
"Kambing hitam juga buat apa? Yang butuh diyakinkan itu Pak Prabs, bukan rakyat. Malah tambah ruwet kan kalau ketahuan, dapurnya kan sebelahan sekarang," katanya lagi.
Sebagaimana diketahui, temuan akun Fufufafa tengah menjadi sorotan hangat di kalangan masyarakat Indonesia. Pasalnya, akun tersebut kedapatan menulis hinaan kasar ke Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto pada 2014 lalu.
Nama Gibran Rakabuming Raka sendiri dikaitkan dengan akun Fufufafa, karena akun itu terdaftar di Kaskus memakai email katering Chilli Pari.
Sampai hari ini, belum diketahui siapa pemilik akun Fufufafa. Namun, Budi Arie Setiadi berani menjamin bahwa Gibran Rakabuming Raka bukan orang yang bertanggung jawab di balik berbagai ujaran kebencian di akun tersebut.
Berita Terkait
-
Sebut Sever Kaskus Ada di Indonesia, Roy Suryo Tuntut Periksa Fufufafa: Cuma Sesimpel Itu!
-
Habib Rizieq Ajak Jamaah Nyanyikan Lagu Ganyang Fufufafa
-
Polemik Fufufafa di Mata Gus Ulil: Mirip Perseteruan Sunni Syiah
-
Polemik Akun Fufufafa: Fakta Kabur yang Menciptakan Kebingungan Publik
-
Kemungkinan yang Terjadi Versi Rocky Gerung Bila Polemik Fufufafa Tak Selesai: Ketegangan Psikologis Prabowo...
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur