Suara.com - Komika sekaligus Sineas Ernest Prakasa menyoroti pelantikan Herman menjadi anggota DPRD Kota Singkawang, padahal berstatus tersangka kasus pemerkosaan anak di bawah umur.
Lewat akun X miliknya pada Jumat (20/9/2024), Ernest melampirkan berita pelantikan Herman.
Berita tersebut membahas pelantikan Herman meskipun dia tengah berstatus tersangka kasus asusila. Herman dijadikan tersangka pada 26 Agustus 2024.
Dalam berita tersebut, Herman juga diterangkan mangkir panggilan polisi sebanyak dua kali dengan alasan sakit. Herman mengaku butuh waktu istirahat hingga 27 September 2024.
Tapi, di tengah 'izin' tersebut, Herman justru dilantik dan belum dilakukan penahanan.
Kuasa hukum H Herman, Akbar Hodayatullah, berkilah bahwa kasus kliennya sudah digelar perkara khusus di wasidik Bareskrim Mabes Polri sehingga belum ada penahanan.
Untuk kasus ini, Herman dikenai Pasal 81 juncto Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.
Herman juga dijerat UU Nomor 12/2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Ancaman hukuman mantan Gubernur Sumatera Selatan itu dapat ditambah sepertiga tahun karena ia merupakan tokoh publik.
Mengetahui dugaan tindak pidana itu, Ernest Prakasa menganggap pelantikan tersebut tidak masuk akal.
"Ini beneran nggak sih? Nggak masuk di akal sehat," ujar Ernest Prakasa.
Warganet juga miris atas pelantikan Herman.
"Yang CPNS sudah setengah mati supaya jadi manusia paling bermoral dan pintar. Tapi di satu sisi...," ujar seorang warganet.
"Kita tiap hari dipertontonkan sama orang-orang kalangan pemerintahan yang mestinya jadi contoh yang baik. Tapi malah kayak gini terus. Jadi bingung ini negara serius nggak sih jadi negara," imbuh warganet lain.
"Kalau pusat udah bikin kita pusing, daerah itu lebih pusing lagi. Kelakuannya ajaib dan kasar-kasar. Masalahnya perhatiannya nggak pernah ke sana," kata warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Sangat Mewakili, Ernest Prakasa Sindir Cara Kaesang Tangani Polemik Jet Pribadi
-
Diposting Ulang Ernest Prakasa, Beredar Diduga Info Buzzer Diminta Sebar Isu Lain Tutupi Polemik Fufufafa
-
Ernest Prakasa Jalani Operasi Kecil Akibat Infeksi HPV, Sakit Apa Itu?
-
Dapat Julukan Baru usai Kritik Jokowi, Ernest Prakasa: Saya Baru Tahu Saya Anak Abah
-
Kiky Saputri Jadi Bahan Olokan Andhika Pratama, Ernest Prakasa Ngakak sampai Mengumpat
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah