Suara.com - Aksi Kaesang Pangarep blusukan sembari mengenakan rompi bertuliskan Putra Mulyono membuat publik semakin dibuat geleng-geleng kepala.
Dibandingkan terpesona atau berubah pikiran, publik justru semakin dibuat kesal dengan tingkah anak bungsu Jokowi tersebut. Komentar-komentar terkait aksi tersebut pun ditemukan bertebaran di X.
Terkini, komika Ernest Prakasa memutuskan untuk ikut berkomentar. Singkat dan padat, hanya dua kata yang dibebankan Ernest untuk Kaesang Pangarep dengan aksinya bersama rompi 'Putra Mulyono'.
"Sok asik," tulis Ernests Prakasa dalam unggahannya, dikutip oleh Suara.com pada Jumat (27/9/2024).
Bahkan dua kata tersebut seolah semakin dipertegas dengan tanda titik di belakang yang disematkan oleh aktor yang baru saja sukses dengan film Kaka Boss tersebut.
Komentar singkat dari Ernest Prakasa tersebut kemudian menjadi pemantik tersendiri bagi publik. Komentar-komentar segar dengan opini yang beragam dibubuhkan oleh warganet dalam unggahan milik Ernest Praksa tersebut.
Rasa malu hingga persoalan terkait sanksi sosial turut dibubuhkan dalam komentar.
"Gak ada malu, Koh," kata warganet dengan komentarnya yang tidak kalah singkat.
"Dia menormalisasi sanksi sosial," tambah yang lain.
Baca Juga: Dibalik Rompi Putra Mulyono Kaesang, Terungkap Ciri Khas Keluarga Jokowi Hadapi Kritikan
Sementara itu, ada sebuah komentar yang cukup menohok yang diberikan oleh salah satu pemilik akun X. Warganet tersebut menyinggung mengenai moralitas dari Kaesang Pangarep.
Calon ayah tersebut dinilai cocok menjadi adik dari Fufufafa (yang ramai dituding adalah Gibran Rakabuming). Mengingat Fufufafa sendiri meninggalkan beragam jejam digital menggelikan melalui Kaskus.
"Sok asik dan tidak beradab, cocok jadi adik Fufufafa," bunyi komentar tersebut.
Namun komentar tersebut ditambahkan dengan tudingan bahwa Kaesang adalah sosok yang menyumpahi orang tuanya sendiri. Lantaran nama Mulyono yang merupakan nama kecil Jokowi memiliki histori yang berkaitan dengan kondisi kesehatan sang presiden.
"Nama bapaknya yang diganti karean sakit-sakitan, malah dipakai. Nyumpahin orang tua sendiri," sambung warganet yang sama.
Berita Terkait
-
Jadi Perwakilan DKI Jakarta di Ajang Puteri Anak Indonesia 2024, Intip Persiapan Shira Dominique Mulyono
-
Silsilah Tiga Menantu Jokowi: Ada yang Berdarah Biru Tapi Dituding Main Serong
-
Tafsir Rompi Putra Mulyono, Ciri Khas Melawan Keluarga Jokowi Sampai Relawan Ogah Ikutan
-
Kaesang Bangga Pakai Rompi Putra Mulyono, Roy Suryo: Gimmick Ndeso, Sekalian Aja Adik Fufufafa
-
Tak Mau Ikut-ikutan Kaesang Pakai Rompi Mulyono, Joman: Tak Ada Gunanya
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan