Suara.com - Kemunculan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, di hadapan publik dengan mengenakan rompi bertuliskan Putra Mulyono menghadirkan berbagai spekulasi politik.
Pasalnya, mendekati akhir masa jabatannya, Keluarga Jokowi menjadi sorotan dengan tingkah laku anak dan menantunya.
Banyak yang menilai Kaesang sedang berupaya melawan balik kritikan tajam dan di sisi lain, hal tersebut dinilai sebagai salah satu cara untuk menjadikannya mode baru melawan tudingan miring.
Redaksi Suara.com, merangkum pemberitaan mengenai Rompi Putra Mulyono pada Kamis (26/9/2024).
1. Strategi Rompi 'Putra Mulyono' Kaesang, Mirip Kaos 'Samsul' GIbran Melawan Pencemoohnya
Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai cara yang dilakukan dengan menggunakan rompi 'Putra Mulyono' saat blusukan ke Tangerang, Banten merupakan bentuk perlawanan terhadap pencemooh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Menurutnya, cara seperti itu pernah dilakukan sang kakak, Gibran Rakabuming Raka saat mantan Wali Kota Surakarta itu dicemooh dan diolok-olok soal asam sulfat yang kemudian disingkat Samsul.
2. Muncul Kaos Bertuliskan 'Korban Mulyono' Tandingan Rompi Kaesang, Dijual Segini di Marketplace
Baca Juga: Ketua Joman Tak Dimarahi saat Panggil Jokowi Mulyono, Malah Begini Responsnya
Setelah Kaesang muncul dengan rompi bertuliskan 'Putra Mulyono', amarah publik semakin memuncak.
Aksi anak ketiga Presiden Joko Widodo itu dinilai tone deaf bahkan dituding melakukan reverse psychology terhadap rakyat karena melakukan aksi balasan dari sindiran publik.
3. Dibalik Rompi Putra Mulyono Kaesang, Terungkap Ciri Khas Keluarga Jokowi Hadapi Kritikan
Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer, angkat bicara soal rompi bertuliskan 'Putra Mulyono' yang membuat geger publik belakangan ini. Ia menilai Kaesang tidak memiliki maksud khusus atas tindakannya itu.
"Ya mungkin dia memang menunjukkan bahwa dia anaknya Pak Mulyono," ujar Immanuel kepada Suara.com, Kamis (26/9/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?