- KA Argo Bromo Anggrek menabrak mobil rombongan jemaah haji di perlintasan tanpa palang pintu Desa Tuko, Grobogan.
- Insiden pada Jumat 1 Mei 2026 tersebut terjadi saat mobil mogok di tengah rel dalam cuaca berkabut.
- Kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang penumpang meninggal dunia di lokasi serta dua orang lainnya mengalami kritis.
Suara.com - Tak lama setelah kecelakaa maut di Stasiun Bekasi Timur yang menelan 15 nyawa, KA Argo Bromo Anggrek kembali terlibat kecelakaan maut di Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (1/5/2026).
Mobil yang berisi rombongan pengantar calon jemaah haji ringsek hingga masuk ke persawahan setelah dihantam kereta di perlintasan tanpa palang pintu Desa Tuko.
Insiden berdarah ini terjadi sekitar pukul 02.52 WIB saat kondisi cuaca sedang berkabut tebal.
Berdasarkan laporan akun Instagram @fakta.indo, mobil yang mengangkut delapan orang tersebut tiba-tiba mogok saat berada tepat di tengah rel.
Di saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju kencang dari arah barat dengan jarak yang sudah terlalu dekat untuk melakukan pengereman.
"Mobil Avanza ketabrak kereta api, mengantarkan jemaah haji dari Desa Sidorejo menuju ke Tuko. Penumpang delapan orang, empat orang meninggal di tempat," kata salah satu saksi dalam dokumentasi warga yang beredar di lokasi kejadian.
Akibat benturan keras tersebut, mobil sempat terseret sejauh 20 meter sebelum akhirnya terlempar ke area sawah dalam kondisi hancur total.
Dari delapan penumpang, empat orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi, termasuk seorang balita yang masih berusia tiga tahun.
Sementara itu, dua penumpang lainnya dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di RSUD, serta sisanya menjalani rawat jalan.
Baca Juga: Viral Aksi Heroik Ayah Selamatkan Bayinya dari Terjangan Kereta Api, Jaraknya Bikin Deg-degan
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa lokasi kejadian merupakan perlintasan sebidang yang tidak memiliki palang pintu resmi.
"Tetap berhati-hati jika melewati rel tanpa palang pintu, lebih baik melihat kanan kiri dulu," tulis narasi dalam rekaman video tersebut sebagai peringatan bagi pengguna jalan lain.
Tragedi ini kembali mempertegas masalah klasik infrastruktur transportasi Indonesia terkait perlintasan sebidang liar.
Minimnya pengawasan dan fasilitas keamanan di jalur kereta api cepat Jawa terus menjadi ancaman nyata yang siap merenggut nyawa kapan saja, terutama di daerah-daerah dengan pengawasan rendah.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti mogoknya mobil rombongan tersebut di tengah rel.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Aksi Heroik Ayah Selamatkan Bayinya dari Terjangan Kereta Api, Jaraknya Bikin Deg-degan
-
Definisi Gen Alpha, Bocah 5 Tahun Semringah Meski Berstatus 'Anak Hilang' di Kantor Polisi
-
Bukan Fiksi, Viral Ibu Guru Menikah dengan Bekas Muridnya Sendiri
-
Satire Deddy Corbuzier soal Menteri PPPA Usul Pindahkan Gerbong: Gue Patriarki, Saya Bela Ibu!
-
Dramatis! Tim SAR Ungkap Proses Evakuasi Korban Terhimpit di KRL, Disuplai Oksigen dan Suntik Kebal
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang