Suara.com - Sidang lanjutan gugatan pangkat Letkol Tituler yang diberikan untuk Deddy Corbuzier kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2024). Akademisi bernama Syamsul Jahidin selaku penggugat bertemu dengan pihak Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan Deddy Corbuzier selaku tergugat di ruang mediasi.
"Mediasi tadi sudah dijalankan. Semua pihak hadir. Mas Deddy diwakili kuasa hukumnya," ujar Syamsul Jahidin kepada Suara.com lewat sambungan telepon.
Meski belum bertemu langsung dengan Deddy Corbuzier, Syamsul Jahidin menyebut pertemuan dengan perwakilan Kemhan berjalan dengan baik.
"Hasilnya bagus. Kemhan terbuka memberitahukan literaturnya terhadap pemberian pangkat tituler Mas Deddy," terang Syamsul Jahidin.
Syamsul Jahidin juga sudah mendapat jawaban tentang keresahan atas kontroversi pemberian pangkat Letkol Tituler ke Deddy Corbuzier dari pihak Kemhan. Mereka menyatakan tidak ada pelanggaran prosedur di dalamnya.
"Dari Kemhan tadi menyampaikan beberapa hal terkait pemberian pangkat tituler untuk Mas Deddy Corbuzier. Mereka mengatakan itu sudah sesuai spesifikasi yang dibutuhkan. Jadi, Kemhan masih menjaga marwah institusi juga. Semuanya kooperatif," jelas Syamsul Jahidin.
Dengan adanya penjelasan dari pihak Kemhan, Syamsul Jahidin merasa masalah sudah terjawab. Ia tinggal menunggu bukti dari Kemhan terkait tidak adanya pelanggaran prosedur dalam pemberian pangkat Letkol Tituler ke Deddy Corbuzier.
"Saya selaku penggugat kan memang hanya ingin mendapat informasi atau validitas tentang kenapa Mas Deddy ditunjuk sebagai Letkol Tituler. Jadi, minggu depan dari Kemhan akan memberikan literatur-literatur hukumnya," kata Syamsul Jahidin.
Kalau nantinya pihak Kemhan benar-benar bisa membuktikan bahwa pemberian pangkat Letkol Tituler ke Deddy Corbuzier sudah sesuai ketentuan, Syamsul Jahidin akan membuka peluang damai dan mencabut gugatan.
Baca Juga: Tak Kapok Terjun ke Politik, Marshel Widianto Kirim Pesan ke Pandji Pragiwaksono
"Nanti tinggal dilihat proporsalnya, apakah literaturnya memang sudah sesuai atau belum," ucap Syamsul Jahidin.
Pangkat Letkol Tituler Deddy Corbuzier sendiri sebelumnya digugat Syamsul Jahidin karena dianggap tidak memenuhi syarat.
Berita Terkait
-
Titip Negeri ini ke Presiden Prabowo, Deddy Corbuzier Dicurigai Bakal Jadi Menteri Pertahanan
-
Ucapkan Ulang Tahun ke Prabowo, Deddy Corbuzier Dinilai Cocok Jadi Menpora
-
Akademisi Ini Minta Deddy Corbuzier Hadiri Sidang Mediasi Gugatan Letkol Tituler
-
Pangkat Letkol Tituler Deddy Corbuzier Digugat Akademisi
-
Tak Kapok Terjun ke Politik, Marshel Widianto Kirim Pesan ke Pandji Pragiwaksono
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!