Suara.com - Nama Melody Nurramdhani Laksani kembali ramai dibahas netizen di media sosial. Eks member JKT48 ini dibanding-bandingkan dengan Raffi Ahmad.
Musababnya adalah keputusan Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Raffi Ahmad dalam mempromosikan program petani milenial.
Sejumlah netizen tidak setuju Raffi terlibat dalam program tersebut. Menurut mereka, Melody orang yang tepat dalam bidang pertanian.
Omongan netizen ini bukan tanpa dasar. Dilihat dari latar belakang pendidikan, Melody adalah lulusan Universitas Padjadjaran jurusan Agroteknologi pada tahun 2016.
Ini berbeda dengan Raffi Ahmad yang sama sekali tidak punya rekam jejak di dunia pertanian. Sebagian besar hidup suami Nagita Slavina ini dihabiskan hanya untuk syuting.
Aktivitas Melody Sekarang
Melody Laksani memulai karier di dunia hiburan ketika menjadi member JKT48 pada tahun 2011. Dia termasuk generasi pertama dan didaulat menjadi kapten girlband ini.
Pada tahun 2018, Melody lulus dari JKT48. Kelulusan Melody dari grup yang membesarkan namanya itu dimeriahkan lewat acara konser graduation.
Walau sudah tak lagi menjadi member JKT48, Melody tidak sepenuhnya meninggalkan JKT48. Melody kini bergabung dengan staf JKT48 Operational Team sebagai General Manager.
Baca Juga: Agroteknologi Belajar Apa? Latar Belakang Pendidikan Melody Laksani Dinilai Cocok Bantu Kementan
Melody diangkat sebagai GM JKT48 pada 1 April 2018 untuk menggantikan Jiro Inao yang meninggal dunia. Ia mempunyai tugas berat.
Yaitu mengembalikan kejayaan JKT48 dan membantu mewujudkan mimpi JKT48, seperti memiliki lagu asli dan bisa konser di tempat besar.
Di tahun 2018, Melody ditunjuk menjadi Japan-ASEAN Goodwill Ambassador on Food and Agriculture atau Duta Kerjasama Bidang Pertanian dan Pangan antara ASEAN dan Jepang.
Penunjukan Melody sebagai duta menandai 45 tahun perayaan persahabatan dan kerja sama yang dibangun Jepang dan ASEAN.
JKT48 dalam siaran pers mengatakan Melody dipercaya mampu mengemban tugas ini karena mempererat persahabatan antara Jepang dan Indonesia sebagai anggota JKT48.
Melody dinilai mampu mengemban misi untuk memperkenalkan dan meningkatkan kerjasama dalam bidang yang lebih luas, yaitu di bidang teknologi pertanian antara Jepang dan negara-negara anggota ASEAN sesuai dengan bidang pendidikannya.
Melody diharapkan mampu membagikan pengalaman dan partisipasinya dalam sejumlah proyek dan program pangan dan pertanian, sekaligus menyampaikan pesan kepada masyarakat ASEAN tentang pentingnya kerja sama Jepang dan ASEAN terutama di bidang pangan dan pertanian dalam setiap aktivitasnya.
Berita Terkait
-
Agroteknologi Belajar Apa? Latar Belakang Pendidikan Melody Laksani Dinilai Cocok Bantu Kementan
-
Beda Latar Belakang Melody Eks JKT48 vs Raffi Ahmad: Ada yang Disebut Tak Cocok Promosikan Petani Milenial
-
Pendidikan Melody Eks JKT48, Disebut Lebih Cocok untuk Promosi Petani Milenial Dibanding Raffi Ahmad
-
9 Potret Melody eks JKT48 Bertani, Dianggap Lebih Cocok Bantu Kementan Daripada Raffi Ahmad
-
Beda Didikan Ayah Zee JKT48 ke Anak Pria dan Perempuan, Diungkit Buntut Isu Akhmad Rafa Pacari Flora
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim