Suara.com - Denny Sumargo ingin melibatkan kementerian sosial dalam menyelesaikan perseteruan uang donasi Agus Salim.
Menurut lelaki yang juga disapa Densu itu, dia yakin kementerian sosial bisa menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik. Bahkan bisa mengeluarkan kebijakan demi menyelesaikan persoalan donasi tersebut.
"Kemensos mana nih. Sebenarnya kemensos yang bisa bantu dan gua yakin kemensos bisa bikin kebijakan," ungkap Denny Sumargo dalam sebuah live di media sosialnya.
Walau belum diketahui seperti apa penyelesaiannya, mantan atlet basket nasional itu yakin keterlibatan kementrian sosial bisa menyelesaikan konflik uang donasi tersebut.
"Gua yakin kemensos ini peranannya akan membuat semuanya selesai," tuturnya.
Seperti diketehui uang donasi korban penyiraman air keras Agus Salim sudah mencapai Rp1,3 miliar. Saat ini uang tersebut tersimpan di rekening Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan, di mana Novi sebagai ketuanya.
Awalnya Agus Salim dan tim kuasa hukumnya, Farhat Abbas ngotot ingin menguasai secara utuh uang donasi.
Namun uang tersebut terancam setelah polling yang dilakukan para donatur, Agus hanya mendapat uang donasi Rp2 juta saja.
Takut hal tersebut terjadi Agus pun akhirnya menyetujui opsi yang ditawarkan Teh Novi. Mereka pun melakukan mediasi guna mencari jalan keluar uang donasi tersebut.
Baca Juga: Seret ODGJ, Farhat Abbas Minta Pemerintah Larang Yayasan Pratiwi Noviyanthi Open Donasi
Sayangnya dalam mediasi tersebut, Teh Novi memilih walk out setelah mendengar masukan dari Denny Sumargo.
Atas kejadian tersebut, kuasa hukum Teh Novi, Brian Praneda mengaku bakal mengakhiri kerja sama dengan Pratiwi Noviyanthi. Dia sudah tidak mau lagi bertindak mewakili kepentingan Novi dalam kisruh donasi dengan Agus Salim.
Berita Terkait
-
Krisna Murti Heran Pratiwi Noviyanthi Tolak Damai dengan Agus Salim, Padahal Uang Donasi Masih di Yayasan
-
Reaksi Denny Sumargo Mengetahui Mediasi Uang Donasi Agus Salim Gagal: Saya Bersama Donatur
-
Dihujat Seantero Negeri, Agus Salim Sedih: Saya Sakit, Saya Buta, Kenapa Dikecam?
-
Ngaku Capek, Teh Novi Akui Lebih Susah Urus Kasus Agus Salim dibanding ODGJ
-
9 Fakta Mediasi Teh Novi dengan Farhat Abbas, Gagal Tanda Tangan setelah Nama Denny Sumargo Disebut
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Spider-Man: Brand New Day dan Awal Era Mutan di Marvel Cinematic Universe
-
5 Syarat dan Cara Dapat Subsidi Mobil Listrik dari Pemerintah
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Sopir Avanza Tewas Tabrak Truk yang Lagi Berhenti di Tol Cijago
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah
-
Promo Sepeda Listrik Exotic EV 929 di Transmart, Banting Harga Jadi Rp4 Jutaan
-
Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League