Suara.com - Pratiwi Noviyanthi atau Teh Novi membenarkan walk out dalam agenda mediasi dengan Agus Salim karena ada poin dalam klausul yang dianggap memberatkannya.
Poin tersebut membebankan Teh Novi untuk melakukan penggalangan donasi lagi jika masih kurang atau Agus Salim membutuhkan dana tambahan.
Selain itu, Teh Novi sebagai pemilik yayasan juga diminta tetap menggalang donasi sekalipun Agus telah meninggal. Donasi diberikan kepada ahli warisnya. Oleh publik, poin tersebut dijuluki klausul tujuh turunan Agus.
"Intinya sih suruh menggalang donasi lagi kalau kurang," ujar Pratiwi Noviyanthi dalam acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Selasa (3/12/2024).
Teh Novi mengatakan dua poin tersebut merupakan tambahan dari klausul yang sebelumnya disepakati olehnya.
Sementara, Teh Novi sendiri sudah survey harga operasi kelopak mata untuk Agus Salim sebelum melakukan penggalangan dana. Karena itu, dirinya yakin uang Rp 1,3 miliar seharusnya sangat cukup untuk operasi.
"Padahal di satu sisi kan saya mendampingi ke rumah sakit. Saya ini sudah tahu dan sudah ada bayangan bahwa range harga untuk operasi kelopak mata itu hanya Rp100 juta maksimal," ujarnya.
Selain itu, Pratiwi Noviyanthi juga mengira agenda mediasinya dengan Agus Salim beberapa waktu itu hanya membahas soal isi klausul, bukan menandatangani klausul tersebut.
"Kalau yang pertama oke, saya setuju. Tapi kalau surat perjanjian kedua itu kan kita mau diskusiin dengan bang Denny Sumargo juga kesepakatannya gimana. Jadi, mindset saya segala sesuatu draft yang belum ditandatangani masih bisa direvisi," ujar Teh Novi.
Baca Juga: Dilaporkan Donatur ke PPATK karena Diduga Menyalahgunakan Uang Donasi, Agus Terancam Pidana
Karena itu, Teh Novi juga cukup kaget ketika diminta tanda tangan dan melihat 2 poin tambahan dalam klausul tersebut yang memberatkannya.
"Kaget ada poin tambahan dalam klausul, krn waktu dia kirim itu kan sudah malam sekali dan sudah berjalan 2 bulan sehingga otak saya overload," ujarnya.
Padahal, Brian Praneda, kuasa hukum Pratiwi Noviyanthi kala itu yang membuat klausul tersebut.
"Draft mediasi pertama dan kedua yang buat om Brian, kuasa hukum saya," ujarnya.
Sementara sebelumnya, Brian Praneda melalui unggahannya di TikTok justru mengaku tak tahu soal 2 poin tambahan dalam klausul yang memberatkan mantan kliennya.
"Saya nggak tahu, silahkan tanyakan kepada NP," ujar Brian Praneda ketika ditanya mengenai poin tersebut.
Namun, Brian Praneda juga tak menampik kalau memang dirinya yang membuat poin-poin dalam klausul tersebut.
Berita Terkait
-
Dihujat Satu Indonesia, Agus Korban Penyiraman Air Keras Salahkan Denny Sumargo dan Teh Novi
-
Bikin Teh Novi Walk Out, Brian Praneda Ngaku Tak Tahu Soal Poin Agus Salim Minta Donasi Berkelanjutan
-
Jawaban Menohok Hotman Paris saat Ditanya Kemungkinan Jadi Pengacara di Kasus Agus Salim
-
Agus Salim Minta Donasi untuk 7 Turunan, Hotman Paris Tertawa: Itu Sih Kebangetan
-
Blunder, Kini Alvin Lim Klarifikasi Tantangan Siram Air Keras ke Muka Densu dan Teh Novi: Salah Kaprah!
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Air Mata Al Ghazali Bikin Ahmad Dhani Batal Ceraikan Mulan Jameela
-
Tahun Lalu, Ahmad Dhani Akui Nyaris Ceraikan Mulan Jameela
-
Raisa Debut Musikal, Perankan Srikandi di Pagelaran Sabang Merauke 2026
-
Bukan Cuma Hantu, Film Kamu Harus Mati Angkat Trauma dan Halusinasi yang Meneror
-
DMASIV Dikira Bubar usai Hapus Semua Postingan IG, Ternyata Siapkan Era Baru Go Internasional
-
Viral! Korban Perkosaan di Konawe Selatan Diminta Nikahi Pelaku Demi Citra Bupati
-
Isyana Sarasvati Tampil Ngedance di Album Eklektiko, Lagu BURN Jadi Andalan Baru
-
Bantah Hera eks ART, Erin Taulany Pastikan Anak-Anak Marah Fotonya Diposting
-
Kasus Pelanggaran Privasi Berpeluang Gugur, Erin Taulany Bikin Laporan Baru ke Hera eks ART
-
Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah