Meski berhalangan hadir dalam Exclusive Talks with Filmmakers dan Cast yang digelar oleh JAFF Market 2024, pandangan dari Teddy Soeriaatmadja mengenai proyek film ini terwakilkan oleh penuturan Lukman Sardi.
Ditemui pada Rabu (4/12/2024) di Booth Adhya Pictures dalam agenda Let's Talk About Family and Trauma in Movie and Real Life, Lukman Sardi menyingkap kisah di balik terpilihnya trauma dan keluarga menjadi proyek yang kini diperlihatkan dengan penuh bangga ke publik.
Bermula dari obrolan lama hingga bujukan keras dari Teddy, kisah dalam film ini diinspirasi dari urusan personal kedua pria tersebut, di mana baik Teddy maupun Lukman Sardi adalah para ayah yang berurusan dengan anak dari generasi Z (layaknya karakter Ombak).
"Gue merasa ini cocok karena kita ini sama-sama punya anak Gen Z. Sebagai seorang Ayah, itu saja sudah relate ceritanya. Dari situ lah kita merasa, 'ayo kita buat!" ungkap Lukman Sardi.
Walaupun begitu, pria kelahiran Jakarta ini tak setuju bila film barunya ini dikaitkan semata-mata sebagai sesuatu yang berat untuk ditonton. Justru ditegaskan olehnya bahwa ada kedekatan antara apa yang dibawa oleh film dengan realitas.
"Film ini bukan bisa dibilang tentu saja isinya berat, ada trauma ada apa, tapi semua (orang) pernah mengalami itu (trauma)," tegas Lukman Sardi.
"Walaupun output (cara menyikapi trauma) berbeda-beda. Sama halnya dengan karakter di film ini, output-nya berbeda-beda," kata Lukman Sardi menyambung.
Film berjudul Mungkin Kita Perlu Waktu ini memang sudah ditayangkan di JAFF 2024 dan mendapatkan apresiasi positif dari penonton. Namun jika Anda ingin merasakan secara langsung emosi yang lebih nyata dan menguras tenaga serta air mata, nantikan penayangan selanjutnya di tahun 2025 mendatang.
Baca Juga: JAFF Market: Pasar Film Pertama dan Terbesar di Indonesia Resmi Dibuka di Yogyakarta!
Berita Terkait
-
Pendaftaran Bali International Film Festival 2025 Resmi Dibuka, Begini Cara Ikut Kompetisinya
-
Sutradarai Film Pendek Kotak, Dian Sastrowardoyo Terinsipirasi dari Suaminya yang Jijikan Berada di Tengah Alam
-
'Sampai Nanti. Hanna!' Ajarkan Pentingnya Berani Keluar dari Hubungan Toxic
-
Bahagia Tanpa Drama Hadir di JAFF Market, Gelar Sharing Session Bertajuk "Manajemen Produksi Film Perang"
-
Bikin Nangis, Film Mungkin Kita Perlu Waktu Akan Tayang di Bioskop Tahun Depan
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Perfect Crown, Drakor Baru IU dan Byeon Woo Seok di Disney+
-
Sal Priadi Tuai Amarah Publik Usai Foto Bareng Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
-
Gara-Gara Ini, Jung Woo Sung Sempat Ragu Ambil Peran di Drakor Made in Korea
-
Raih 10 Juta Penonton, Skenario Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Ditulis Hanya dalam Waktu 3 Hari?
-
6 Plot Hole di Drama Cashero Bikin Penonton Garuk Kepala, Logis Gak Sih?
-
Sinopsis Scream 7: Teror Ghostface Kembali, Putri Sidney Jadi Target Utama
-
Cetak Sejarah! Ini 3 Film Terlaris Tissa Biani yang Tembus Jutaan Penonton
-
Nasihat Buya Yahya Jadi Titik Balik Inara Rusli Cabut Laporan Polisi dan Rujuk dengan Insanul Fahmi
-
Rekap Lengkap Ramalan Hard Gumay 2026: Kematian Artis, Perceraian Seleb Hingga Bencana Alam
-
Suami Terseret Kasus Penipuan, Boiyen Ungkap Harapan Ini untuk Tahun 2026