Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) akhirnya turun tangan dalam polemik dana donasi Agus Salim korban penyiraman air keras.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengungkap, seluruh laporan penggunaan dana donasi Agus Salim harus diserahkan kepada Kemensos.
"Hasil audit akuntan publik itu nanti harus dilaporkan juga ke Kementerian Sosial, di samping harus dilaporkan ke donatur," kata Gus Ipul.
Dengan demikian, ungkap Gus Ipul, Kemensos dapat mengawal aliran dana donasi tersalurkan untuk biaya pengobatan Agus Salim sebagaimana harapan pihak donatur.
Gus Ipul menegaskan seluruh dana donasi yang terkumpul di yayasan Teh Novi tidak digunakan untuk kepentingan di luar dari biaya pengobatan Agus Salim.
"Harus dilaporkan ke kami, nggak bisa dia digunakan untuk yang lain," tutur Gus Ipul.
Mendengar hal itu, Agus Salim dan keluarganya tampak menunjukan ekspresi lesu. Salah satu di antaranya adalah Neneng Sumiyati alias Wawa.
Seperti diketahui, Wawa menerima aliran dana dari Agus Salim sebesar Rp95 juta. Uang dari donasi itu digunakan Wawa untuk kepentingan pribadi, yakni membayar utang.
"Saya punya utang, buat bayar bank itu Rp35 juta sama bayar sekolah Rp 8 juta. Rp43 juta," ujar Wawa dalam sebuah kesempatan.
Baca Juga: Sepakat Damai, Denny Sumargo dan Farhat Abbas Sudah Bisa Bercanda
Meski wajib melaporkan penggunaan dana donasi, Wawa sempat bersikeras enggan memulangkan uang itu ke yayasan Teh Novi. Dia memilih untuk mengembalikan uang itu kepada Agus Salim.
"InsyaAllah saya balikin itu kan karena saya pikir itu uang Agus ya saya balikin ke Agus," sambung Wawa.
Perkiraan nasib Wawa yang menyalahgunakan dana donasi Agus Salim demi kepentingan pribadi belakangan dibahas oleh pengacara Krisna Murti.
"Memang harus diaudit berapa uang yang masuk. Kalau nggak salah dengar, Wawa pernah ada transfer," kata Krisna Murti.
Menurut Krisna Murti, Wawa diduga akan diwajibkan mengembalikan uang donasi Agus Salim.
"Kalau itu harus jadi tanggung jawab Wawa, Wawa harus mencicil, ya dicicil aja," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ribut dengan Denny Sumargo, Farhat Abbas Dinasihati Jusuf Hamka Belajar dari Ahmad Dhani
-
Baru 10 Jam Damai, Farhat Abbas Dituding Kembali Serang Teh Novi Sambil Bongkar Teguran Kemensos
-
Damai dengan Farhat Abbas Usai Berseteru, Ekspresi Denny Sumargo Tuai Sorotan
-
Farhat Abbas dan Denny Sumargo Damai, Jusuf Hamka: Jangan Dibikin Heboh Lagi
-
Sepakat Damai, Denny Sumargo dan Farhat Abbas Sudah Bisa Bercanda
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Guncang Oscar 2026! 6 Fakta Film Sinners Pecahkan Rekor dengan 16 Nominasi
-
Tangis Ressa Pecah, Berharap Diakui Denada sebagai Anak: Cuma untuk Ketenangan Hati
-
Intip Detail Gaun dan Makeup Ranty Maria saat Pemberkatan Nikah di Bali: Glam in White!
-
Sering Dikirim Kopi, Tissa Biani Bongkar Sifat Dermawan Lucky Element yang Jarang Diketahui Publik
-
Bikin Element Mandiri, Jasa Besar Lucky Widja di Band Diungkap Sahabat
-
Kasus Penggelapan eks Admin Fuji Naik Sidik, Terungkap Ada Dugaan Sindikat Karyawan
-
Pihak Kepolisian Usut Kematian Lula Lahfah dengan Scientific Investigation
-
Sinopsis Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Saat Dendam Lebih Kuat dari Iman
-
Keanu AGL Bongkar Sifat Asli Lula Lahfah: Tulus, Gak Milih-Milih Teman
-
Mischa Chandrawinata Sentil Mantan Arafah Rianti yang Nyesel Kasih Tas Mahal: Bukan Laki-Laki