Entertainment / Gosip
Kamis, 12 Desember 2024 | 07:15 WIB
Miftah Maulana alias Gus Miftah. (Instagram/pengajiangusmiftah)

Suara.com - Salah satu jejak digital Gus Miftah yang viral kembali di antaranya adalah cerita soal rambut dan blankon yang ditawar pengusaha kaya raya dengan harga fantastis.

Seperti diketahui, Gus Miftah memiliki penampilan yang ikonik dengan memakai blankon, rambut mulet gondrong, dan kacamata hitam.

Dalam acara kajian, Gus Miftah mengungkap jika seorang pengusaha dari Jakarta tertarik untuk membeli rambut bagian depanya ketika menunaikan ibadah haji.

Tidak tanggung-tanggung, lanjut Gus Miftah, pengusaha tersebut rela menggelontorkan dana hingga US$100 ribu atau setara Rp1,5 miliar

"Jangankan blangkon, tahun kemarin saya haji rambut saya mau ditawar pengusaha dari Jakarta US$100 ribu. Itu sama dengan Rp1,5 miliar," ucap Gus Miftah.

"Gus tahahlul (cukur) dipotong habis, rambutnya saya bawa pulang saya bayar US$100 ribu. Rambut atas," ujar Gus Miftah menyambung.

Pada kesempatan itu, suami Ning Astuti tersebut juga bercerita soal blankonnya yang dibeli Rp900 juta oleh Wahyu Kenzo, tersangka penipuan investasi robot trading ATG.

"Kebetulan blangkon yang saya lelang sudah saya pakai dari 2006, jadi nilai sejarahnya tinggi. Kalau orang udah cinta kan berapapun dibeli," ujar Gus Miftah.

Cuplikan unggahan video cerita Gus Miftah rambutnya ditawar pengusaha Jakarta ini viral dengan atensi sebanyak 70,7 ribu jumlah tayangan.

Baca Juga: Bisnis Milik Ustadz Adi Hidayat yang Kabarnya Gantikan Gus Miftah Jadi Stafsus

Gus Miftah. [Suarajogja.id/Hiskia]

"Ini baru rambut loh, bukan main calon Menag ini," tulis akun @stafsusrakyat, ditilik pada Rabu (11/12/2024). 

Perihal itu, sejumlah warganet turut memberikan respons dan komentar yang beragam. Sebagian warganet melontarkan kritik kepada Gus Miftah.

"Pintar dongeng," tulis seorang warganet. "Yang nawar bukan rambutnya doang, tapi udah sama kepalanya," kata warganet lain.

"Rambut atas ditawar Rp1,5 M, tahayul itu. Semua itu nongseng," imbuh warganet yang lainnya.

Load More