Suara.com - Tarif ceramah para pendakwah turut diperbincangkan dan diperbandingkan buntut viralnya sikap tak pantas Gus Miftah. Dinilai tak pantas, Gus Miftah kerap menggunakan kalimat-kalimat kasar dalam dakwah yang disampaikan.
Meski begitu, rumor menarik mengiringi persoalan tersebut, di mana pendakwah yang tinggal di Yogyakarta tersebut diduga dibayar mahal. Ada yang mengabarkan jika tarifnya mencapai angka Rp75 juta.
Tarif yang tinggi tersebut sebenarnya tak jauh dari beberapa pendakwah yang lain. Terutama yang kerap wira-wiri di acara televisi.
Namun pada saat yang sama, gaya ceramah Gus Miftah dinilai tak sepadan dengan angka yang tinggi tersebut.
Beranjak dari sana, Gus Miftah sempat membagikan cerita yang cukup menarik mengenai tarif ceramah. Pria asal Lampung ini mengaku malu jika ditanya soal tarif ceramah.
"Aku paling malu kalau ditanya (soal) tarif (ceramah) berapa. 'Berapa tarifnya, Gus?' 'Rp10 juta umpamanya," ucap Gus Miftah dalam video TikTok @jnc.moon dikutip pada Rabu (18/12/2024).
Sayangnya, jika dirinya mengungkapkan tarif ceramah yang diinginkan, Gus Miftah berpengalaman bahwa tarif tersebut akan ditawar dengan angka lebih rendah. Misalnya, sampai Rp5 juta saja yang merupakan setengah dari angka yang disebutkan olehnya.
Penawaran tersebut membuat Gus Miftah membandingkan dirinya dengan para pekerja malam.
"Ditawar, 'kalau Rp5 juta gimana?' Berarti apa bedanya aku sama l***e?," lanjut Gus Miftah kemudian.
Baca Juga: Bahas Uang Ceramah, Pengakuan Ustaz Maulana Beda dengan Gus Miftah
Ucapan dari Gus Miftah tersebut jauh berbeda dari pendakwah yang lain, Ustaz Adi Hidayat. Sosok Ustaz Hidayat ini sempat viral karena dijagokan sebagai pengganti Gus Miftah di Kabinet Merah Putih.
Meski dibantah, tutur kata serta pembawaan Ustaz Adi Hidayat dinilai lebih baik dari Gus Miftah. Selain itu, cara Ustaz Adi Hidayat menjawab pertanyaan soal tarif ceramah tak kalah menenangkan.
"Saya paling tidak suka kalau boleh saya katakan, saya paling benci jika ada seorang mengatakan, 'Berapa tarif mengundang Ustadz Adi?'," ujar Ustaz Adi Hidayat dalam suatu kesempatan.
Alih-alih menyinggung soal tawar menawar, Ustaz Adi Hidayat mengutarakan kesiapannya untuk tidak dibayar saat ceramah.
"Kalau perlu Anda nggak usah bayar, ada tiket saya datang sendiri. Saya beli tiketnya," tegas Ustaz Adi Hidayat.
Berita Terkait
-
Mundur Jadi Utusan Khusus Presiden, Gus Miftah Mendadak Curcol: Cair Cair Matamu
-
Beda Sikap Gus Miftah dan Ustaz Maulana saat Dirayu Lawan Jenis, Bak Langit dan Bumi
-
Beda dari Gus Miftah, Dai Lain Sebut Ustaz Maulana Lebay: Dia Muter-Muter...
-
Beda Ajaran Gus Miftah dan Ustadz Abdul Somad soal Natal Jadi Sorotan: Kelihatan yang Nggak Berilmu
-
Adu Pendidikan Gus Miftah vs Ustaz Maulana, Siapa Si Paling Paham Agama?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap