Suara.com - Band Radja baru saja mengeluarkan single berjudul "Apa Sih", yang dikritik karena dinilai menjiplak lagi APT milik Rose Blackpink dan Bruno Mars.
Grup Band Radja telah mengadakan konfersi pers terkait hal tersebut. Gitaris Radja, Moldy mengakui jika single terbarunya itu terinspirasi dari APT.
"Terinspirasinya, jujur aja, gue (terinspirasi) dari yang ramai di 2024," kata Moldy di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2024).
"Mas Bruno," timpal vokalis Band Radja, Ian Kasela. "Makanya itu tadi ada kaitannya sama sosok Mas Bruno," katanya lagi.
Dua pentolan Radja tersebut merasa tidak ada yang salah dengan kemiripan lagu tersebut. Mereka menilai sah-sah saja. "Gue bilang, 'apa salahnya sih kita meniru yang bagus?' Bukan meniru yang jelek ya," kata Moldy.
Sejarah Band Radja
Grup Band Radja berdiri pada 17 Maret 1999 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Formasi pertama terkenal ialah Ian Kasela (vokalis), Moldyansyah (gitaris), Shuma (basis) dan Adit (drummer).
Sekitar 2002, Shuma dan Adit memutuskan hengkang dengan alasan tertentu. Ian dan Moldy kemudian mencari pengganti keduanya dengan merekrut Indra Riwayat dan Seno Aji Wibowo.
Formasi tersebut cukup lama bertahan. Sejumlah prestasi sempat dicatatkan grup band ini. Beberapa lagunya seperti Jujur, Benci Bilang Cinta, hingga Cinderella menempati tangga musik Tanah Air.
Baca Juga: Diajak Kolaborasi Tapi Malah Diprotes, Radja Menyesal Gaet Vadel Badjideh Jadi Model Video Klip?
Bahkan, penjualan Album "Langkah Baru" berhasil meraih Golden Award untuk penjualan kaset sebanyak 1,3 juta copy di sepanjang tahun 2005.
Grup Band Radja juga pernah meraih penghargaan SCTV Music Awards sebagai Band Paling Ngetop 2006.
Namun pada 2010, Indra dan Seno keluar dan membentuk grup band sendiri. Hengkangnya keduanya membuat posisi basis dan drummer Radja kosong. Ian dan Moldy kembali mencari penggantinya.
Sejumlah aditional sempat ikut dalam Radja. Hingga akhirnya pada 2015, Indra dan Seno kembali di grup band ini. Berikut adalah daftar album Radja:
- Lepas Masa Lalu (2001)
- Manusia Biasa (2003)
- Langkah Baru (2004)
- Aku Ada Karena Kau Ada (2006)
- 1000 Bulan (2006)
- Untuk Semua (2007)
- Membumi (2008)
- Selalu Ada (2009)
- Terus Terang (2010)
- Journey To Banjar (2010)
- Aku di Tanganmu (2011)
- Ayo Melangkah (2012)
- Stop Piracy (2016)
- Menembus Batas (2017)
- Radja (2017)
- Radja Live Performance (2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026