Suara.com - Cerita pemerasan 34 oknum polisi terhadap warga negara Malaysia selama konser Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 terus berkembang di media sosial.
Kini, muncul lagi satu cerita dari warga negara Malaysia bernama Amir Mansor, yang ditahan selama hampir dua malam akibat terkena razia narkoba di lokasi penyelenggaraan DWP 2024. Amir juga sempat diperas hingga ratusan juta Rupiah kalau ingin bebas.
Cerita pemerasan oleh oknum polisi kepada warga negara Malaysia di DWP 2024 pun mencuri perhatian komika Gilang Bhaskara. Melalui sebuah tulisan di X hari ini, Sabtu (28/12/2024), lelaki yang biasa disapa Gilbhas mendukung penuh aksi pengungkapan tersebut.
"Gas terus warga Malaysia. Makin banyak yang bersaksi makin saya dukung!," ujar Gilang Bhaskara.
Cuma mereka yang bisa mengungkap praktik-praktik busuk di lingkungan Polri. Gilang Bhaskara menyebut warga negara Indonesia sulit menceritakan hal-hal seperti itu karena terancam jerat undang-undang.
"Kalau kami yang cerita, ada UU ITE dul. Masak nanti polisi lagi yang jadi juaranya?," kata Gilang Bhaskara.
Dukungan Gilang Bhaskara terhadap pengungkapan praktik pemerasan terhadap warga negara Malaysia oleh oknum polisi pun diikuti beberapa pengguna X yang lain. Ada yang berpendapat bahwa mereka memang harus dipermalukan dulu oleh masyarakat dunia agar jera.
"Saya dukung Malaysia. Kita perlu dipermalukan internasional!," kata akun @LA***.
Ada juga pengguna X yang mendukung pengungkapan praktek pemerasan terhadap warga negara Malaysia oleh oknum polisi guna menunggu tindak lanjut penerintah.
Baca Juga: 18 Polisi Diamankan Buntut Pemerasan Penonton WNA DWP 2024, Gilang Bhaskara Beri Reaksi Tak Terduga
"Viralkan, biar Kemenparekraf pusing," komentar akun @akh_***.
Namun, ada juga pengguna X yang merespon dukungan Gilang Bhaskara ke Malaysia dengan candaan. Akun @ntandwi*** menganggap kekompakan Indonesia dan Malaysia sebagai pemandangan langka.
"Jarang-jarang bisa kompak satu suara dengan tetangga kita. Terima kasih Polri karena telah menyatukan kami," imbuhnya.
Berita Terkait
-
18 Polisi Diamankan Buntut Pemerasan Penonton WNA DWP 2024, Gilang Bhaskara Beri Reaksi Tak Terduga
-
Pihak DWP Akhirnya Buka Suara Usai Penonton WNA Diperas Polisi
-
Pecah! Ritual 'Cake Me' Steve Aoki Meriahkan Hari Terakhir DWP 2024
-
Visual Genesys Anyma Manjakan Mata Penonton DWP 2024
-
Panas! Whisnu Santika Gandeng Cinta Laura di Panggung DWP 2024 Hari ke-2
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Baim Wong Klarifikasi Kabar Oplas di Korea, Akui Jalani Perawatan Mahal
-
Heboh Kasus Pelecehan, Penerbit Putus Kontrak dan Tarik Buku Mohan Hazian dari Peredaran
-
Keluarga Bongkar Penderitaan Almarhumah Istri Pesulap Merah: Dipaksa Pura-Pura Akur saat Dipoligami
-
Taeyong NCT Bayar Lunas Rindu NCTzen Lewat Konser Solo Spektakuler di Jakarta
-
Tatap 2026, ILHOON Siap Gebrak Panggung Musik dengan Album Baru dan Konser Solo Maedup
-
Tolak Tawaran Damai Puluhan Miliar Rupiah, Dokter Detektif: Kembalikan Dulu Uang Rakyat!
-
Viral Dugaan Pelecehan yang Dilakukan Owner Brand Terkenal Mohan Hazian, Korban Mulai Speak Up
-
Yakin Richard Lee Kalah di Sidang Praperadilan, Dokter Detektif: Kamu Bakal Ditahan
-
Videonya Viral! Siswa SD Korea Cover Lagu Film Animasi Jumbo
-
Sempat Tak Diakui Denada, Ressa Rizky Rossano Dapat Hadiah Umrah dari Dokter Reza Gladys