- Klaim Henny Maria mengenai pengakuan sertifikat di "13 negara ASEAN" memicu kritik karena jumlah anggota ASEAN yang tidak sesuai fakta.
- Arnold Poernomo memberikan respons sarkas yang membandingkan pengalaman 22 tahun kariernya dengan kemudahan klaim gelar "Executive Chef" melalui sertifikat.
- Netizen dan profesional F&B menyoroti bahwa gelar tertinggi di dapur seharusnya diraih melalui jam terbang dan rekam jejak, bukan sekadar pengakuan di atas kertas.
Suara.com - Sentilan Chef Arnold kepada kreator konten kuliner Henny Maria atau Red Koki lagi ramai dibahas netizen, khususnya di Threads.
Pemicunya adalah sebuah unggahan Henny Maria yang memamerkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Namun, bukan sertifikat biasa yang menjadi sorotan, melainkan klaim jabatan "Executive Chef" dan jangkauan pengakuannya yang disebut-sebut mencakup 13 negara di kawasan ASEAN.
Melalui akun media sosialnya, Henny Maria membagikan momen bahagianya setelah meraih sertifikasi profesi. Ia menuliskan rasa bangganya karena telah diakui secara profesional dalam jabatan tertinggi di hierarki dapur.
"Dengan bangga saya umumkan saya telah bersetifikasi BNSP Nasional yang diakui 13 negara ASEAN untuk jabatan profesi chef yaitu Executive Chef. Semoga bisa berdedikasi untuk perbaikan sistem MBG demi kesejahtereaan anak bangsa. MasyaAllah ya Allah," tulis Henny dalam unggahan yang kini viral tersebut, dikutip Selasa, 12 Mei 2026.
Kalimat tersebut segera memancing dahi netizen berkerut. Publik bukan hanya mempertanyakan kualifikasi Henny sebagai "Executive Chef", tetapi juga jumlah negara ASEAN yang disebutnya.
Sebagaimana diketahui, anggota resmi ASEAN saat ini berjumlah 10 negara, ditambah Timor Leste sebagai pengamat. Sehingga angka "13 negara" dianggap sebagai blunder informasi yang fatal.
Klaim tersebut rupanya sampai ke telinga Chef Arnold Poernomo. Arnold memberikan respons satire yang langsung menjadi perbincangan hangat.
Arnold menyoroti bagaimana perjalanan kariernya yang dimulai dari bawah seolah terlampaui oleh selembar sertifikat tersebut.
Baca Juga: Rahasia Pola Makan Cristiano Ronaldo, Disiplin Tanpa Gula dan Susu
"Ternyata pengalaman saya dari cuci piring dan dunia f&b Selama 22th ini masih kalah dengan title kasta tertinggi di Dunia F&B 'Executive Chef' yang di akui 13 Negara se ASEAN," tulis Chef Arnold di akun @arnoldpo.
Tak berhenti sampai di situ, Arnold menutup komentarnya dengan gaya khasnya yang penuh sindiran halus namun tajam. "Sungkem, salim, hormat," tulisnya.
Sentilan Arnold ini seolah mewakili suara para profesional di bidang Food and Beverage (F&B) yang merasa bahwa gelar "Executive Chef" bukan sekadar titel di atas kertas, melainkan hasil dari "jam terbang" yang tinggi, keringat, dan manajemen dapur yang kompleks.
Unggahan Henny Maria pun menjadi bulan-bulanan netizen. Banyak yang gagal fokus dengan penyebutan 13 negara ASEAN tersebut. Beberapa netizen melontarkan komentar jenaka sekaligus kritis.
"Seorang netizen menulis, "Diakui 13 negara ASEAN. Dua negaranya lagi disuruh Google chef. Asbun banget. Cuma executive chef bersertifikasi yang tau ada 13 negara ASEAN kayaknya," kata seorang netizen.
"Ada pula yang menanggapi dengan nada bercanda namun menyentil realita gelar tersebut di mata orang awam.
"Aku juga executive chef di rumahku. Sudah diakui oleh bapak ibuku. Syukur semua keluarga selalu kenyang dan happy tapi belum diakui 13 negara ASEAN," tulis akun lain.
"Mungkin team kitchen saya bisa belajar lebih banyak sama ex-chef Henny ini yang diakui 13 negara," komentar yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Chef Arnold Pilih Mundur sebagai Juknis MBG: Programnya Sangat Rumit
-
Chef Arnold Kena Cibir Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran
-
Rempah Nusantara di Tangan Generasi Muda: Kompetisi Koki Ini Bakal Hidupkan Kembali Rasa Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok
-
Canting Londo Kitchen Gelar Road to Intimate Concert Bersama Sandhy Sandoro di Solo
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran