Suara.com - Pada penghujung tahun 2024 kemarin, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KKP) Susi Pudjiastuti memohon stau permintaan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto.
Permohonan tersebut rupanya masih berkaitan dengan kontroversi vonis hakim Eko Aryanto terhadap terdakwa kasus korupsi timah, Harvey Moeis, yang dianggap terlalu ringan.
Hanya saja, permohonan yang disampaikan melalui sebuah cuitan pada Selasa (31/12/2024) itu memang tidak tidak menyinggung Harvey Moeis secara langsung.
Pemilik maskapai penerbangan Susi Air itu mulanya membalas sebuah postingan berita di platform media sosial X. Judulnya adalah "Prabowo Geram Vonis Koruptor Rendah, Minta Jaksa Agung Banding."
Lalu, caption pada unggahan berita itu mengutip pernyataan Prabowo Subianto yang berada di dalam artikel berita tersebut.
"Ratusan triliun vonisnya begitu, ada yang curi ayam dihukum berat, dipukuli," kata Presiden Prabowo.
Ucapan mantan Menteri Pertahanan itu ternyata menarik perhatian Susi Pudjiastuti. Ia pun memohon kepada Prabowo untuk mengubah 'kebiasaan' tersebut.
"Mohon segera dirubah realita ini pak Presiden @Prabowo," pinta Susi Pudjiastuti tegas.
Cuitan Susi Pudjiastuti tersebut menimbulkan berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian besar dari meereka setuju dengan permintaan tersebut.
Baca Juga: Tepis Isu Miring, Kemesraan Azizah Salsha dan Pratama Arhan Sengaja Dipamerkan Andre Rosiade
"Nangis kita sebagai rakyat kalo lihat realita di bawah mah. Hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas. Di mana keadilan?" tanya seorang warganet.
"Ada nenek-nenek yang buta huruf cuma mengambil beberapa batang kayu dekat rumahnya (yang konon milik kehutanan), dituntut penjara beberapa tahun. Padahal nenek tersebut sopan dan memiliki keluarga," sindir warganet lainnya.
"Hukum di Indonesia, masih tajam ke bawah daripada ke atas," ujar warganet lain yang lain.
Berita Terkait
-
Tepis Isu Miring, Kemesraan Azizah Salsha dan Pratama Arhan Sengaja Dipamerkan Andre Rosiade
-
Istri Hamil, Rigen Rakelna Tunda Liburan Akhir Tahun
-
7 Inspirasi Street Style ala Jjay Pathipan, Trendi untuk Daily Wear
-
Malam Tahun Baru, Marcell Darwin Bagikan Foto Salat Berjamaah Bareng Putranya
-
Presiden Prabowo Menyapa Masyarakat yang Datang Menonton Acara Malam Tahun Baru di Bundaran HI
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap