Suara.com - Jelang penutupan tahun 2024, pemerintah mengumumkan langkah final terkait penetapan PPN 12 persen yang jadi polemik di masyarakat. Disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto usai menggelar rapat dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, kenaikan PPN hanya diberlakukan untuk barang-barang mewah.
Kategori barang mewah yang dikenakan PPN 12 persen pun ikut diumumkan. Di antaranya seperti jet pribadi, kapal pesiar, yacht, hunian dengan nilai di atas Rp30 miliar, mobil dengan harga jual di atas Rp2 miliar, serta motor dengan kapasitas mesin di atas 500 cc.
Namun, praktek di lapangan ternyata tetap berbeda dengan kebijakan yang baru disahkan pemerintah. Agen-agen pemasok produk kebutuhan harian sudah menaikkan harga sejak sebelum PPN 12 persen diterapkan.
Cerita terbaru bahkan datang dari seorang publik figur. Soleh Solihun menyebut pengenaan PPN 12 persen khusus untuk barang mewah nyatanya tetap berpengaruh ke perekonomian masyarakat kelas pekerja hingga menengah ke bawah.
"PPN batal naik, tapi kayaknya harga tetep naik ya," tulis Soleh Solihun di akun X pribadinya, Kamis (2/1/2025).
Soleh Solihun baru membeli galon isi ulang di agen langganannya pagi tadi. Saat akan melakukan pembayaran, Soleh tetap harus membayar lebih dari harga biasanya.
"Sekarang harganya naik, pak," kata Soleh Solihun, menirukan ucapan sang pedagang.
Membingungkan? Tentu saja. Soleh Solihun jadi salah satu masyarakat yang ikut menyaksikan sendiri bagaimana pengumuman pemerintah soal penerapan PPN 12 persen khusus untuk barang mewah.
Ternyata, para pedagang tetap harus menaikkan harga jual karena kebijakan dari produsennya langsung.
Baca Juga: PPN Tak Jadi Naik, Warganet Unggah Bukti Sebaliknya: Pembohong
"Dari sananya juga dinaikin," ucap Soleh Solihun, lagi-lagi mengikuti kata-kata pedagang tempatnya membeli galon isi ulang.
Cerita Soleh Solihun ternyata dialami juga oleh orang lain. Ada yang berbagi informasi soal kenaikan harga kebutuhan dapur di pasar.
"Santan, telur, bamer (bawang merah), pala, semua naik. Kata penjual di pasar," beber akun @evy_wahudy.
"Barusan ngobrol sama penjual pecel langganan. Katanya hampir semua harga barang pokok, naik. Seikat daun bawang yang biasa dijual Rp10 ribu, sekarang naik jadi Rp20 ribu," kisah akun @adipati_karno.
Bahkan, sudah ada yang merasakan kenaikan tarif layanan seperti paket internet dan langganan streaming.
"Langganan YouTube sama paket internet naik juga. Padahal yang ratusan ribu nggak masuk barang mewah," keluh akun @pegisur.
Jadi, bagaimana? PPN 12 persen cuma untuk barang mewah jadi kabar baik, atau tidak ada pengaruhnya sama sekali?
Berita Terkait
-
Tak Pernah Izinkan Istri Me Time Selama Berumah Tangga, Wendi Cagur Luluh Gara-Gara Nasihat Soleh Solihun
-
Vincent Rompies Dituding Mabuk, Soleh Solihun Sebut Dulu Lebih Rusuh?
-
Kalah dari Inul Daratista hingga Soleh Solihun, Raffi Ahmad Tak Masuk Pesohor Taat Pajak
-
"Beda Rp50 Ribu Kerasa!" Jeritan Soleh Solihun ke Jokowi Tolak Keras Aturan Tapera
-
Soleh Solihun Protes Ke Jokowi Soal Tapera: Gaji UMR Kalau Dipotong Langsung Terasa!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis