Suara.com - Armor Toreador diketahui sebagai terdakwa dalam kasus KDRT terhadap Cut Intan Nabila yang telah menggugat cerai. Terbukti bersalah, Armor divonis hukuman 4,5 tahun penjara dalam persidangan pada Selasa (7/1/2025).
Seusai sidang di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Armor Toreador membicarakan nasib rumah tangganya dengan Cut Intan Nabila.
Pertama-tama, Armor mengenang rumah tangga yang menurutnya cukup harmonis hingga dikaruniai tiga anak.
"Banyak kenangan yang kami lalui secara indah. Keluarga kami dari kedua belah pihak juga saling menyayangi. Namun memang dalam perjalanan pasti ada pertikaian," ujar Armor Toreador.
Mengenai kasus KDRT, Armor Toreador menerima segala konsekuensi hukum yang didapatnya. Sejak penangkapan pun, Armor tidak memberikan perlawanan.
Armor Toreador pun siap menerima gugatan cerai Cut Intan Nabila. Pria berusia 25 tahun tersebut merasa perceraian memang menjadi keputusan terbaik untuk anak-anaknya.
"Saya sudah siap untuk bercerai. Dan bagi saya gugatan cerai itu adalah jalan terbaik bagi kami, demi perkembangan anak-anak. Jadi memang kami juga terima atas gugatan tersebut," tegas Armor Toreador.
Terkait rumor minta rujuk, Armor Toreador membantah. "Berita tentang saya memohon untuk tidak diceraikan adalah tidak benar, karena saya menyayangi Intan karena alasan anak-anak," pungkasnya.
Menanggapi vonis hukuman Armor Toreador, warganet di postingan akun @lambe__danu2 pada Rabu (8/1/2025) rupanya membandingkan dengan kasus Harvey Moeis suami Sandra Dewi.
Hukuman Armor Toreador dan Harvey Moeis yang divonis 6,5 tahun dirasa tidak terlalu jauh. Padahal Harvey sudah merugikan negara hampir Rp300 triliun sehingga hukumannya dirasa kurang adik.
"Kasus KDRT sama Korupsi 271 T beda tipis ya, bener-bener tumpul ke bawah kalo gak pake duit ya siap-siap terima nasib aja," sindir akun @thatucantieq***.
"Mending korupsi aja enak dan cepet," kata akun @reginasarli2***.
"Daripada kdrt mending korup 271 triliun loh rumah tangga aman, kaya raya vonis penjara cuma 6 tahun," timpal akun @ima6***.
Sebagai informasi, Cut Intan Nabila resmi menggugat cerai Armor Toreador pada Desember 2024 lalu di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang.
Kasus KDRT Armor Toreador terungkap sejak Cut Intan Nabila memviralkan CCTV yang memperlihatkan ia dipukuli sang suami di depan anaknya pada Agustus 2024.
Berita Terkait
-
UAS Kutip Hadis Nabi Soroti Vonis Ringan Harvey Moeis, Ini Maknanya
-
Isi Ceramah KH Zainuddin MZ yang Dikutip Rieke Diah Pitaloka Sindir Hakim Kasus Harvey Moeis
-
Apa Agama Rieke Diah Pitaloka? Mantap Syahadat di Usia 23 Tahun
-
6 Fakta Menarik Eko Aryanto, Hakim yang Ringankan Vonis Harvey Moeis
-
Punya Warisan Rp1 T, Harvey Moeis Malah Jual Kesedihan: Ngutang Tiap Bulan demi Nafkahi Keluarga
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak
-
Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek
-
7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun
-
Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!
-
Muncul Spekulasi Liar, Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Kehadirannya di Lokasi Kecelakaan Kereta Bekasi
-
Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
Polisi Klaim 10 Jenazah Korban Kecelakaan KAI di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi
-
Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi