Suara.com - Mantan Menteri Perdagangan, Tom Lembong, menyampaikan rasa terima kasih kepada sahabat dekatnya, Anies Baswedan, atas kunjungannya ke tahanan.
Melalui unggahan di media sosial pada Kamis (9/1/2024), Tom mengungkapkan apresiasinya kepada Anies yang membawa kado buku menarik saat kunjungan tersebut.
"Terima kasih yang dalam pada sahabat dekat-ku Pak Anies Baswedan, atas kunjungannya minggu lalu, dan atas kado buku yang super-menarik," tulis Tom.
"Kami sudah menghormati selama 2 bulan saya dalam tahanan, prinsip hukum bahwa di masa penyidikan hanya keluarga inti dan penasihat hukum yang boleh berkunjung. Sekarang harusnya sudah tidak sensitif lagi untuk kawan dekat juga berkunjung," lanjutnya.
Tom Lembong juga menekankan bahwa kunjungan tersebut tidak membahas substansi perkara dan semuanya terekam CCTV.
Tom lantas berterima kasih kepada Kejaksaan Agung atas izin yang diberikan untuk kunjungan tersebut. Dia turut menitipkan salam kepada para pendukung dan simpatisannya melalui Anies Baswedan.
"Saya terus mencintai Indonesia, dan tekad saya makin bulat untuk terus mengabdi pada Indonesia," tutupnya.
Unggahan ini disertai potret Tom bersama Anies Baswedan serta surat tulisan tangan yang berisi ungkapan serupa.
Baca Juga: Anies Spill Ketakutan Terbesar Koruptor, Warganet Kaitkan dengan Kasus Harvey Moeis
Dukungan dari berbagai pihak juga membanjiri kolom komentar unggahan tersebut.
Salah satu komentar datang dari Chiki Fawzy yang menuliskan, "Pak Tom kuat terus pak! Keadilan akan menemukan jalannya bismillah."
"Tutur bahasa yang sangat sopan meskipun diperlakukan tidak adil. Salam hormat pak Tom," ujar seorang pengguna.
"Pak, kuat terus dan buktikan Bapak gak salah ya, Pak! Baru ini saya nangisin terdakwa kasus korupsi," ujar netizen lain.
"Kebenaran akan menemukan jalannya, panjang umur perjuangan pencari keadilan," sahut yang lain.
Sebagai informasi, Tom Lembong ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula oleh Kejaksaan Agung pada Oktober 2024.
Berita Terkait
-
Ahok Dipanggil KPK, Publik Curiga Jadi Target Setelah Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong: Kan untuk Menutupi...
-
Sama-sama Rp10 Ribu, Program Makan Bergizi Gratis Dibandingkan dengan PMTAS Zaman Anies
-
Kejagung Periksa Mantan Stafsus Mendag, Dalami Kasus Impor Gula Era Tom Lembong
-
Anies Sebut Pendidikan Bukan Persiapan Kerja, Warganet: Gibran Mana Ngerti...
-
Anies Baswedan Puji 4 Mahasiswa UIN Yogya Usai MK Kabulkan Gugatan Presidential Threshold: Masih Ada Harapan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Sinopsis Yumi's Cells Season 3: Kim Go Eun Comeback Bareng Kim Jae Won, Tayang April 2026
-
Foto Jenazah Jeffrey Epstein yang Dirilis Pemerintah AS Dicurigai Palsu: Tatonya di Mana?
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Tongkat Sihir Debut Singel Katyana: Metafora Manisnnya Jatuh Cinta Pertama Kali
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Sadali, Film yang Dibilang Mirip dengan Dilan
-
Mahalini Comeback! Konser 'Koma' Digelar saat Valentine, Cek Harga Tiketnya di Sini
-
Sinopsis Iron Lung, Film Beranggaran Rendah yang Raih Kesuksesan Besar di Box Office
-
Dari Tugas Akhir ke Panggung Dunia, Film Anak Macan Sabet Best International Short Film
-
Anak-Anak Dibawa, Inara Rusli Buka Aib Lama Virgoun: Selingkuh dan Narkoba