Suara.com - Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan kerap menghadiri berbagai acara di kampus dan podcast guna membicarakan masalah pendidikan di Indonesia. Sebagai mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Kabinet Kerja Jokowi, Anies Baswedan sendiri dianggap memiliki pemahaman yang baik terkait pendidikan.
Baru-baru ini, warganet menyoroti salah satu podcast di mana Anies Baswedan menyebut jika pendidikan bukanlah persiapan kerja. Ia menilai jika manusia tidak bisa disebut sebagai sumber daya. Hal ini terlihat dalam cuplikan video yang dibagikan ulang oleh akun X @marlina_idha.
"Jangan tempatkan pendidikan sebagai persiapan kerja. Saya daritadi nggak pernah bilang SDM. Perhatikan, saya tidak pernah menggunakan sedikit pun kata SDM. Saya mengatakan pendidikan dan peningkatan kualitas manusia karena saya tidak menempatkan manusia sebagai sumber daya," ucap Anies Baswedan.
Lebih lanjut, Anies Baswedan juga menilai jika tujuan utama pendidikan adalah pengembangkan potensi yang ada di dalam diri seseorang.
"Karena itu, apa sih pendidikan fungsinya? Mengembangkan potensi. Makanya kampus itu apa? Persemaian. Bibitnya ditumbuhkan, potensinya dikembangkan, dia akan menjadi sesuatu nanti," tambah Anies.
Namun jika seseorang sejak awal melihat pendidikan untuk mencari pekerjaan di kemudian hari, Anies Baswedan menilai hal itu akan membuat seseorang menjual ilmu yang dimilikinya tanpa mempertimbangkan misi.
"Tapi kalau kita melihat pendidikan semata-mata sebagai persiapan kerja, apa yang akan terjadi? Nanti kita menghasilkan sarjana-sarjana yang akan menjual ilmunya kepada mereka yang akan membayar mahal dengan harga termahal dan tanpa memikirkan apa yang menjadi misi yang dia bawa," imbuhnya.
Pemikiran Anies Baswedan tersebut menarik atensi dari warganet di media sosial. Beberapa membandingkannya dengan Gibran Rakabuming. Sebelumnya, riwayat pendidikan Gibran Rakabuming sempat menjadi pembicaraan di dunia maya karena dinilai janggal.
Di sisi lain, program makan gratis yang diselenggarakan oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming juga disebut untuk mempersiapkan sumber daya manusia.
Baca Juga: Di Postingan Gibran, Warganet Sebut Makan Bergizi Tak Gratis Karena Bayar PPN 12 Persen
"Terus terang saya sepaham dengan Abah, dulu di kampungku orang-orang selalu berpikir dan berasumsi sekolah itu untuk kerja. Tapi aku berpikir sekolah itu untuk meningkatkan kualitas manusia," komentar @aft*_**
"Dan program makan siang bergizi gratis program si gemoy dan fufufafa tujuannya hanya sekadar untuk mempersiapkan sumber daya manusia. Kelihatan banget tuh. Anak mudanya untuk SDM saja. Bagian yang berkuasa hanya untuk anak cucu mereka," tambah @sho****_******
"Pernyataannya mahal, jelas bacaannya bukan komik kayak Gibran," sahut @ami*******
"Kalau Gibran disuruh dengerin podcast ini, mana ngerti dia," timpal @lonee****_***
"Sederhana tapi Nadiem, Mulyono, sama Gibran mana ngerti," cuit @naad*********
Tag
Berita Terkait
-
Gibran Dulu Getol Bagi-bagi Greenfields, Susu di Menu Makan Bergizi Gratis Kini Jadi Sorotan
-
Paman Gibran Dilarikan ke RS, Detik-detik Anwar Usman Jatuh saat Ingin Pimpin Sidang Sengketa Pilkada di MK, Kenapa?
-
Publik Geger! Connie Rahakundini Bakrie Akui Diancam Jangan Ganggu Gibran: Tapi Prabowo Boleh?
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter