Suara.com - Aktor Rizal Djibran memberi kesaksian soal karakter terduga pelaku penusukan yang menyebabkan pemain serial “Mak Lampir” Sandy Permana meninggal dunia.
Rizal Djibran mengatakan bahwa dia mengenal terduga pelaku yang merupakan seorang kru film.
“Kalau mengenal pelaku, saya sepertinya pernah ketemu sih di lokasi syuting Persari waktu itu,” kata aktor yang pernah terlibat kasus KDRT itu dikutip dari kanal YouTube Cumicumi pada Kamis (16/1/2025).
Dia mengaku hanya mengenal sekilas terduga pelaku pembunuhan terhadap rekannya itu.
“Cuma tahu-tahu gitu aja sih, tapi kalau mengenal lebih lanjut sih nggak ya,” ujarnya.
Namun berdasarkan kesaksian para rekan-rekan lain, tersangka Nanang Gimbal merupakan sosok yang pendiam.
“Kalau saya dengar dari teman-teman yang di lokasi syuting terhadap pelaku ini dia memang orangnya pendiam ya,” kata Rizal Djibran.
Aktor yang kerap bermain dalam drama kolosal itu bahkan menilai bahwa Nanang Gimbal merupakan sosok yang mirip seperti pembunuh berdarah dingin.
Baca Juga: Pelaku Penusukan Sandy Permana Ditangkap Polisi
“Seperti kalau kita lihat dari karakter psikologinya dia ini kayak apa ya, seperti pembunuh berdarah dingin. Dia tenang, dingin,” ujar aktor 48 tahun itu.
Rizal Djibran juga mengungkapkan bahwa ekspresi Nanang Gimbal saat ditangkap juga tidak menunjukkan rasa penyesalan, bahkan terlihat datar.
“Waktu ditangkap pun dia ekspresinya flat kosong,” tandasnya.
Meski tidak pernah memperhatikan secara jelas bagaimana karakter terduga pelaku pembunuhan terhadap Sandy Permana itu, Rizal Djibran merasa pria tersebut sosok yang pendiam.
“Jadi saya nggak begitu merhatiin kru-kru kayak gimana gitu kan, cuma memang kalau pernah sekilas gitu, memang orangnya diam,” ujarnya.
Kesaksian Rizal Djibran soal karakter Nanang Gimbal yang pendiam itu juga sebelumnya sempat dibahas istri Sandy Permana, Ade Andriani.
Berita Terkait
-
Terungkap Motif Penusukan Sandy Permana hingga Nyawa Melayang, Pelaku Sakit Hati Diludahi
-
Nanang 'Gimbal' Kerja Apa? Diduga Bunuh Artis Sandy Permana karena Cekcok saat Rapat RT
-
Akhir Pelarian Nanang Gimbal: 15 Tahun Penjara Menanti Pembunuh Sandy Permana
-
Sadis! Nanang Gimbal Tikam Aktor Sandy Permana di Kepala, Leher, dan Perut!
-
5 Fakta Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sandy Permana, Berusaha Kelabui Polisi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik