Suara.com - Sidang vonis kasus pencemaran nama baik Jhon LBF yang dilakukan mantan karyawannya, Septia Dwi Pertiwi, akan digelar pada Rabu (22/1/2025) besok.
Jelang sidang vonis, duduk perkara maupun fakta yang terungkap dalam kasus pencemaran nama baik Jhon LBF atas eks karyawannya di PT Lima Sekawan Indonesia (High Five).
Dikutip pada Selasa (21/1/2025), berikut adalah 5 fakta kasus pencemaran nama baik Jhon LBF.
1. Awal Mula Polemik
Pada Kamis (19/1/2023), Septia dengan akun Twitter @septiadp meninggalkan jejak digital ihwal pengalaman bekerja 21 bulan untuk Jhon LBF. Dia menuding, mantan bosnya kerap sembarang memotong gaji dan memecat karyawan.
"Ga mauu ah soalnya suka potong gaji karyawan sesukanya, tapi sayangnya waktu potong gaji ga pernah dikontenin dan pecatin karyawannya tapi haknya ga dikeluarin yang seharusnya, slip gaji pun gapernah ada," kata Septia.
2. Klarifikasi Jhon LBF
Sebelum mengambil langkah hukum, Jhon LBF sempat bertemu awak media pada Januari 2023 dalam rangka mengungkap bukti surat peringatan kepada Septia. Pada kesempatan itu, dia juga membantah tudingan miring yang menerpanya.
"Itu menurut saya dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang pendalilnya harus bisa memberikan buktinya," ucap Jhon LBF.
3. Dituntut 1 Tahun Penjara
Dalam sidang penuntutan pada Rabu (11/12/2023), Septia dituntut hukuman 1 tahun penjara dan denda sebesar Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan karena dianggap terbukti bersalah melakukan tindak pidana dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE.
Beberapa pihak seperti LBH Jakarta sudah mengajukan pendapat tertulis sebagai amicus curiae dalam perkara ini. Mereka sepakat Septia bebas dari tuntutan.
4. Pledoi Eks Karyawan
Dalam nota pembelaan atau pleidoinya, Septia mengungkap sejumlah kesaksian selama 21 bulan bekerja untuk Jhon LBF. Dia mengeklaim, kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari eks bosnya.
"Penjelasan yang dilakukan buruh selalu dianggap membantah bagi pak Henry, dan pak Henry sangat tidak suka buruh membantah," ujar Septia.
Berita Terkait
-
Di Hadapan Jenazah, Jhon LBF Janji Jaga Keluarga Alvin Lim
-
Sebelum Meninggal Dunia, Alvin Lim Donasi Rp100 Juta untuk Masjid hingga Vihara
-
Doakan Kepergian Alvin Lim Pakai Ajaran Islam, Jhon LBF Tuai Pro Kontra
-
Menguak Masa Lalu Immanuel Ebenezer, Si Tukang Tawuran yang Lantang Sebut Jhon LBF Preman
-
Sebut Jhon LBF Bak Preman, Wamenaker Immanuel Ebenezer Siap Bekingi Septia: Saya Gak Peduli Siapa Dia!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Reza Arap Janji Wujudkan Impian Lula Lahfah: Enggak Ada Waktu Sedih
-
'Capek Banget!' Deddy Mizwar Isyaratkan Mundur dari Para Pencari Tuhan setelah 25 Tahun
-
Lama Tak Terdengar, Hana Eks Gugudan Jalani Profesi Baru sebagai Pramugari
-
Viral Ibu Ini Jual Emas Koleksinya 23 Tahun Lalu, Beli Rp41 Juta Kini Dijual Rp927 Juta
-
Sentuhan Folk dan Sastra: Judika Hidupkan Puisi Melinda E Lewat Single 'Terpikat Pada Cinta'
-
Profil Shandy Logay, Kreator Konten Lakukan Child Grooming Berkedok Konten Kini Dipenjara
-
Lomon Jadikan Son Heung Min dan Zlatan Ibrahimovic sebagai Inspirasi di Drakor No Tail To Tell
-
Program Ramadan SCTV 2026: Sajian Religi Ikonik hingga Aksi Berbagi Baim Wong
-
Jangan Tonton Film Surat untuk Masa Mudaku Tanpa Persiapan, Ini Alasannya
-
Review Send Help: Ketika Bos Berkuasa Dipaksa Tunduk di Alam Liar, Sadis tapi Menghibur