Suara.com - Nikita Mirzani seperti tak bisa lepas dari sorotan. Selain ribut-ribut dengan Vadel Badjideh dan keluarga gara-gara Laura Meizani alias Lolly, nama Nikita juga terseret dalam kisruh industri skincare lokal.
Selebgram sekaligus pemilik skincare SS Skin, Shella Saukia jadi orang pertama yang menyinggung Nikita Mirzani. Shella menyebut Nikita terlibat dalam dugaan pemerasan terhadap beberapa pemilik skincare lewat konten ulasan produk bernada negatif.
Dugaan keterlibatan Nikita Mirzani dalam aksi pemerasan ke beberapa pemilik skincare lokal menguat usai sang asisten, Mail Syahputra diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (3/2/2025). Usai pemeriksaan, Mail membenarkan bahwa dirinya dilaporkan atas dugaan pemerasan.
"Tapi nggak ada yang meras sih. Pelapor sendiri yang minta barangnya tidak di-review. Tapi, dia sendiri juga yang bilang diperas. Nggak ngerti deh," jelas Mail Syahputra.
Terbaru, inisial nama Nikita Mirzani juga muncul dalam laporan dokter kecantikan sekaligus pemilik skincare Glafidsya, Reza Gladys di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Selain pemerasan, Reza juga melaporkan dugaan tindak pidana pencucian uang terhadap NM dan beberapa orang lainnya.
"Diduga kuat, mereka melakukan tindak pidana tersebut," kata kuasa hukum Reza Gladys, Julianus Paulus Sembiring dalam sebuah video.
Sayang, Nikita Mirzani tidak banyak berbicara ketika dikonfirmasi perihal dugaan keterlibatannya dalam aksi pemerasan terhadap beberapa pemilik skincare lokal. Sang artis cuma bertanya siapa Reza Gladys dan tidak tahu soal masalah yang dimaksud.
"Siapa itu? Nggak tahu," ujar Nikita Mirzani di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (4/2/2025).
Baca Juga: Disinggung Bakal Kasih Cucu ke Nikita Mirzani, Vadel Badjideh Salting Brutal
Pun soal laporan dugaan pemerasan terhadap Mail Syahputra, Nikita Mirzani juga enggan terlalu menanggapi. Ia merasa setiap orang berhak mengambil langkah hukum kalau yakin dirinya dirugikan.
"Ah, biarin aja orang mau ngelaporin siapa. Ya laporin aja," kata Nikita Mirzani.
Tidak ada pernyataan lebih lanjut dari Nikita Mirzani perihal dugaan keterlibatan dirinya dalam isu pemerasan terhadap beberapa pemilik skincare lokal.
Berita Terkait
-
Bos Skincare Lapor Polisi Buntut Dugaan Pemerasan, Doktif: Aduh, Capek!
-
Doktif Ingatkan Shella Saukia Tak Mangkir Jika Dipanggil Polisi
-
Doktif Ngaku Tetap Pakai Topeng saat Diperiksa Polisi
-
Laporan Diancam Shella Saukia Diproses, Doktif: Alhamdulillah, Terima Kasih Pak Kapolri
-
Dulu Ngakunya Kepencet, Kini Nikita Mizani Akui Unfollow Matthew Gilbert Karena Emosi
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa