Suara.com - Konflik pelanggaran hak cipta yang menyeret nama Agnez Mo dan Ari Bias menyita perhatian banyak musisi Tanah Air. Para musisi seakan terbelah menjadi dua pihak.
Pihak pertama adalah pihak yang dibuat heran dengan pandangan di mana Agnez Mo selaku penyanyi diminta membayar royalti lagu. Pihak ini disii oleh Melly Goeslaw hingga Cita Citata.
Sisi lain, musisi legendaris seperti Ahmad Dhani berseberangan dengan Melly Goeslaw. Sedari awal, Ahmad Dhani yang gagal dalam upaya memediasi Agnez Mo dan Ari Bias memberikan keberpihakan kepada pencipta lagu soal problema royalti ini.
Menyusul Ahmad Dhani, gitaris grup Padi, Piyu buka suara di Instagram.
Dilansir oleh Suara.com pada Rabu (5/2/2025), Piyu memandang bila tuntutan dari pencipta lagu atas royalti itu adalah hal yang wajar.
"Pencipta lagu menuntut kesetaraan hak ekonomi yang wajar. Tidak muluk-muluk dan fantastis," tulis Piyu di Instagram.
Piyu kemudian menyayangkan respons yang diberikan sesama musisi, sekaligus pejabat RI, Melly Goeslaw. Penggunaan kata denda/hukuman atas putusan pengadilan untuk konflik Agnez Mo versus Ari Bias memang menjadi sorotan tersendiri.
Meski tidak menuliskan 'denda/hukuman' dalam responsnnya, cara Melly mempertanyakan kredibilitas dari hakim yang menjatuhkan denda menuai kekecewaan dari dalam diri Piyu. Piyu merasa bila dirinya dan para pencipta lagu yang lain adalah penjahat kriminal.
"Ketika hasil putusan pengadilan Ari Bias vs Agnez Mo dimenangkan timbul ada 'denda hukuman' (baca: hukuman) karena melanggar menyanyikan lagu tanpa izn maka nilai rupiah denda ini di-framing dengan komentar-komentar saya dengar dari penyanyi, juga ada komentar anggota DPR yang juga pencipta lagu seperti @melly_goeslaw, yang bukan hakim dan bukan ahli hukum seolah-olah kami pencipta lagu itu layaknya 'penjahat kriminal' yang merusak ekosistem," jelas Piyu.
Baca Juga: Piyu Padi Reborn Bingung Cuma Dapat Rp964 Ribu Royalti Setahun: LMKN Tak Transparan
Unggahan dari pria kelahiran 1973 tersebut semakin panas dengan pesan menohok untuk para penyanyi terkait hak pencipta lagu. Alih-alih merasa tidak perlu membayar royalti, penyanyi diharapkan awas dan mengingatkan EO/promotor terkait pembayaran royalti.
"Anda para penyanyi ini membawakan karya lagu atau hak orang tapi tidak monitor apakah 'hak' pencipta sudah dipenuhi belum? Tolong dong diingatkan EO promotornya dan ini ga perlu diajarkan karena Anda bukan anak kecil," tulis Piyu dengan menohok.
"Mau mengkambinghitamkan ke EO dan Promotor bahwa 'kesadaran' itu bukan dari Anda. EO Promotor membantu membayarkan melalui LMK/LMKN sesuai UU yg berlaku saat ini seperti case-nya Ari Bias-Agnez Mo namun nyatanya tidak ada pembayaran," lanjutnya lagi.
Piyu menambahkan pertanyaan soal siapa yang kemudian mampu memenuhi hak dari pencipta lagu bila penyanyi pun enggan bekerja sama.
"Terus siapa yang memenuhi haknya pencipta? Anda, penyanyi ini ingin playing victim. Ini ada kewajiban hukum yang harus dipenuhi," Piyu menyampaikan.
Di sisi lain, kepada Melly Goeslaw, Piyu memberikan saran yang menarik soal perumusan UU terkait hak cipta yang ramai dibahas kali ini. Piyu berharap para pencipta lagu diberi kesempatan untuk diajak berdikusi.
Berita Terkait
-
5 Musisi Komentari Kasus Agnez Mo Langgar Hak Cipta, Melly Goeslaw dan Ahmad Dhani Berdebat?
-
Ahmad Dhani Huni Komisi X DPR RI, Piyu Optimis Musisi Tak Lagi Merana Gara-Gara Royatli
-
Kasus Pelanggaran Royalti Kerap Terjadi, Ini Kata Piyu Padi
-
Masih Banyak Pelanggaran Royalti, Piyu Padi Desak Revisi UU Hak Cipta
-
5 Fun Fact Padi Reborn: Honor Manggung hingga Riders Unik
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Sinopsis Surat untuk Masa Mudaku, Film Indonesia Original Netflix Pertama di 2026
-
Siap Tayang Lebaran 2026, Produksi Danur: The Last Chapter Dibuat Gila-gilaan
-
Perankan Aisyah di Ahlan Singapore, Rebecca Klopper Ungkap Rencana Berhijab di Masa Depan
-
Makin Menawan! 7 Potret Maternity Shoot Aurelie Moeremans di California
-
Pecah Telur! 10 Aktor Perdana Menang Golden Globe Awards
-
Sinopsis Hamnet, Film Drama Terbaik di Ajang Golden Globes 2026
-
Shandy Aulia Tenteng Tas Rp4 Miliar Bikin Ribut, Gigi dan Syahrini Belum Punya?
-
Aulia Sarah Jadi Bidan Ketiban Sial, Film Sengkolo Petaka Satu Suro Kuras Emosi
-
Kaitan Buku Broken Strings Aurelie Moeremans dengan Isu Child Grooming yang Seret Nama Aliando
-
Sinopsis Catch Me If You Can: Drama Kriminal di Netflix yang Masih Layak Dinikmati di 2026