Suara.com - "Elegi" Esok Pagi" adalah salah satu karya terbaik dari seorang legenda Ebiet G Ade. Kini lagu tersebut kembali dibawa ulang Ebiet bersama dua anaknya yang juga penyanyi, Adera dan Segara.
Agar terdengar kekinian, Ebiet menggandeng dua musisi ternama untuk penggarapan musiknya. Mereka adalah David dan Lukman NOAH. Kolaborasi lintas generasi ini menciptakan harmoni penuh makna dan emosi.
Dikenal sebagai salah satu lagu paling menyentuh, "Elegi Esok Pagi" mengisahkan perenungan mendalam tentang kehilangan, harapan, dan perjalanan hidup.
Kini, dengan aransemen yang lebih modern, lagu yang pertama kali dirilis pada 1980 ini dihidupkan kembali tanpa menghilangkan esensi kehangatan dan kedalaman emosi yang menjadi ciri khasnya.
Bagi Ebiet, proyek ini lebih dari sekadar rekaman ulang, ini adalah bentuk warisan musik yang ingin ia teruskan kepada generasi selanjutnya.
"Lagu ini memiliki tempat khusus di hati saya. Bisa membawakannya kembali bersama Adera, Segara, David, dan Lukman memberikan makna yang lebih dalam," ujar Ebiet.
Sementara buat Adera dan Segara, yang telah memiliki karier musik masing-masing, merasa terhormat bisa terlibat dalam proyek lagu ini.
"Beliau selalu menjadi inspirasi kami dalam bermusik. Bisa menyanyikan lagu ini bersama beliau adalah pengalaman luar biasa," ucap mereka kompak.
Music video "Elegi Esok Pagi" mengangkat kisah sebuah keluarga (ayah, ibu, dan anak) yang harus berpisah sementara karena sang ibu harus bekerja ke luar kota.
Baca Juga: Bikin Nostalgia Bawa Lagu Dangdut Klasik, Intip Taksiran Tarif Manggung OM Lorenza
Sepanjang video, digambarkan bagaimana sang ayah dan anak menghadapi hari-hari tanpa kehadiran ibu, merindukan kebersamaan mereka. Namun, di akhir video, keluarga ini akhirnya dipertemukan kembali, memberikan pesan emosional tentang pentingnya keluarga dan harapan akan kebersamaan.
Dalam produksi terbaru ini, "Elegi Esok Pagi" mendapatkan sentuhan aransemen baru yang lebih kaya secara musikal, namun tetap mempertahankan atmosfer syahdu dari versi aslinya.
Proses produksi dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tetap menghormati karya asli sekaligus memberikan nuansa segar yang relevan bagi pendengar masa kini.
Lagu "Elegi Esok Pagi" dari Ebiet G. Ade, Adera dan Segara resmi dirilis pada 12 Februari 2025 di berbagai platform streaming digital.
Berita Terkait
-
Bikin Nostalgia Bawa Lagu Dangdut Klasik, Intip Taksiran Tarif Manggung OM Lorenza
-
Konser The Corrs Bukan Cuma Milik Generasi Millenial, Gen Z Juga Ikut Enjoy
-
Hanya 1.000 dari 10.000 Konser Bayar Royalti, WAMI Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Terinspirasi Fariz RM, Syahravi Hadirkan Nuansa New Wave di Single Terbaru, Milik Aku
-
Jadi Orginal Soundtrack Film, Ini Bagian dari Lagu Gita Cinta yang Disukai Segara
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Geger! Cha Eun Woo Diduga Kemplang Pajak Rp240 Miliar, Begini Kronologinya
-
Sinopsis Tantara, Duet Maut Song Hye Kyo dan Gong Yoo Sebagai Teman Masa Kecil
-
Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Noe Letto Mundur Jika Masukannya Tak Didengar
-
Viral Perempuan Diceraikan Sehari Usai Melahirkan, Suami Balikan ke Mantan
-
8 Film Luar Negeri Syuting di Indonesia, Terbaru Extraction: Tygo
-
8 Film Luar Negeri Syuting di Indonesia, Terbaru Extraction: Tygo
-
Deretan Drama Populer yang Dibintangi Kim Seon Ho, Terbaru Can This Love Be Translated?
-
Ahmad Dhani Ogah Kasih Wejangan ke El Rumi yang Baru Lamaran, Cuma Kirim Konten Motivasi Pernikahan
-
Helikopter yang Ditumpangi Sempat Oleng, Raffi Ahmad Sudah Pasrah: Hidup dan Mati di Tangan Allah
-
Materi Mens Rea Disoal, Pandji Pragiwaksono Sentil Kemunduran Literasi Komedi Indonesia