- Maia Estianty kehilangan anjing peliharaannya, Eto, yang telah setia menjaga rumah dan menemani dirinya selama 16 tahun.
- Ustaz Abdul Somad dan Mazhab Syafi'i menegaskan memelihara anjing tanpa hajat tertentu (seperti berburu atau menjaga ternak) adalah haram dan dapat mengurangi pahala.
- Terdapat pandangan lain dari Mazhab Maliki yang menyebut hukumnya makruh karena adanya pengurangan pahala dianggap sebagai bentuk ketidaksukaan, bukan pengharaman mutlak.
Suara.com - Musisi ternama Maia Estianty saat ini tengah dirundung duka. Ia baru saja kehilangan Eto, anjing peliharaan yang telah setia menemaninya selama 16 tahun.
Maia mengungkapkan bahwa Eto bukan sekadar peliharaan, melainkan anjing yang bertugas menjaga rumahnya. Bahkan, hewan tersebut seolah memiliki firasat dan memberikan kode tertentu jika hal buruk akan menimpa sang musisi.
"Ketika salah satu anakku tertimpa musibah pun, kamu nge gonggong terus-terusan sebelum kabarnya sampai ke aku," tulis Maia Estianty melalui unggahan di Instagram, Senin, 9 Maret 2026.
Mengingat Maia adalah seorang muslim, muncul pertanyaan mengenai hukum orang Islam memelihara anjing.
Terkait hal ini, Ustaz Abdul Somad menjelaskan adanya konsekuensi spiritual bagi pemilik yang memelihara anjing tanpa adanya hajat yang dibenarkan syariat.
Adapun hajat yang sesuai syariat di antaranya adalah untuk keperluan berburu atau mencari makan. "Maka anjing yang tidak untuk dua ini, anjing itu menyebabkan dua hukuman. Pertama, malaikat rahmat tak masuk," jelas Ustaz Abdul Somad.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pahala kebaikan pemiliknya akan terus berkurang setiap harinya.
"Setiap hari amalnya min, min, min, min, sebesar bukit Uhud," tambahnya.
Di sisi lain, Nahdlatul Ulama (NU) melalui laman resminya turut memaparkan pandangan dari kalangan Mazhab Syafi’i mengenai persoalan ini.
Baca Juga: Innalillahi, Maia Estianty Bagikan Kabar Duka
"Adapun memelihara anjing tanpa hajat tertentu dalam mazhab kami adalah haram. Sedangkan memeliharanya untuk berburu, menjaga tanaman, atau menjaga ternak, boleh dilakukan," demikian penjelasannya.
Namun, terdapat pandangan berbeda dari Ibnu Abdil Barr, ulama Mazhab Maliki, yang menilai hukum memelihara anjing adalah makruh.
"Maksud redaksi hadits ‘Siapa saja yang menjadikan anjing’ atau ‘memelihara anjing’ bukan untuk jaga tanaman, jaga ternak perah, atau berburu maka akan berkurang pahalanya sebanyak satu qirath, menunjukkan kebolehan bukan pengharaman," tutup keterangan tersebut.
Berita Terkait
-
Ngeri! Relawan Kemanusiaan Asal Jogja di Aceh Kena Teror, Dikirimi Bangkai Anjing Tanpa Kepala
-
Jaga Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing Atasi Perusuh
-
Dituduh Ahmad Dhani Cari Muka, Maia Estianty Singgung tentang Manusia yang Sibuk Terlihat Baik
-
Maia Estianty Ngaku Dulu Biaya Sewa Rumah Dibantu Emilia Contessa, Ahmad Dhani Murka
-
15 Kontestan Indonesian Idol XIV Terpilih, Ada yang Dianggap Tak Layak
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
- Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Pilihan
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
Terkini
-
Deddy Corbuzier Ancam Peramal yang Bicarakan Kematian Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!
-
Uniknya Konsep 'Pesta Kerasukan' di Film Para Perasuk
-
Rekomendasi Drama Korea Bergenre Hukum yang Wajib Ditonton, Terbaru Phantom Lawyer
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
-
Sinopsis The Matrix Resurrections, Tayang Dini Hari Nanti Menemani Sahur Anda di Trans TV
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi
-
Tak Pakai Skrip, 20 Mantra di Film Para Perasuk Diciptakan Anggun C Sasmi
-
10 Tahun Perjalanan Risa Saraswati, Danur: The Last Chapter Siap Tayang Lebaran 2026
-
Ucapan Romantis Lawas Sheila Dara Aisha untuk Vidi Aldiano Viral Lagi
-
Wregas Bhanuteja Bawa Para Perasuk Mendunia, Sundance hingga Fantaspoa Brazil