Suara.com - Musisi Niko Al Hakim alias Okin mengungkap kronologi dugaan tindak pidana pencucian uang alias TPPU yang dilakukan rekan bisnisnya, Hendy Setiono yang merupakan CEO Baba Rafi Enterprise.
Kasus bermula pada 2019 ketika Okin diajak bisnis dengan pembagian saham sama rata. Diduga, bisnis mereka merambah sektor kuliner dengan brand Ngikan Yuk yang sempat viral pada tahun tersebut.
Setelah booming dan banyak orang membuka franchise, Okin meminta rekening koran kepada terduga pelaku pada 2021. Namun, perminataan tersebut tidak pernah diindahkan.
"Selama dua tahun terakhir ini, setiap rapat dan segala macam kita tuh dikasih laporan keuangan beripa Excel dan tidak pernah real dari laporan keuangan yang ada rekening korannya," kata Okin, dikutip dari postingannya pada Minggu (16/2/2025).
Merasa jengah, akhirnya pemain bas dalam band OKAAY itu melayangkan tiga somasi dalam kurun waktu satu tahun kepada terduga pelaku atas dugaan TPPU.
Permintaan Okin tetap tidak diwujudkan, hingga pada akhirnya ia membuat postingan di akun Instagram Story-nya dan viral. Rupanya, banyak korban bermunculan.
Okin curiga bahwa terduga pelaku melakukan kecurangan dengan memasukkan dana ke rekening perusahaan pribadinya.
"Akhirnya dia menghilang tidak jelas. Akhirnya di tahun 2024 bulan September, gua masukin dia LP di Bareskrim karena menurut kita ini tindakan pencucian uangnya sudah lebih dan cukup untuk kita laporkan di Bareskrim," lanjutnya.
Setelah dilaporkan, terduga pelaku mendadak menghubungi Okin dan memohon-mohon untuk mencabut laporannya. Tentu permintaan itu tidak dipenuhi.
Baca Juga: Hindari Kutukan, Jerome Polin Pakai Jersey Jepang saat Foto Bareng Pemain Timnas Indonesia
Namun kini, Okin justru dilaporkan balik masalah perdata dengan dalih bukan pemilik saham dan tidak pernah bekerja. Padahal, brand tersebut menjadi terkenal atas promosi-promosinya di media sosial.
"Lah nyet, yang bikin sampe 200 plus plus store siapa sampe akhirnya dia kelabakan sendiri ngurusnya, terus akhirnya produknya ancur karena nggak bisa nge-handle? Yang penting uang closingan masuk ya bos?" sindirnya di caption.
Okin melanjutkan, "Sampai akhirnya setelah LP dan memeriksa saksi-saksi, kita nemuin banyak aliran dana yang tidak seharusnya. Bahkan calon franchisee kalau mau bayar, transfernya ke rekening perusahaan beliau bukan rekening perusahaan kami."
Mantan suami Rachel Vennya ini menegaskan alasannya mengungkap ke publik karena tidak ingin banyak korban lain. Pasalnya, terduga pelaku masih 'berkeliaran' dan mengisi banyak seminar bisnis.
"Ini orang korbannya banyak. Masih seliweran dengan pedenya pula isi seminar, deket-deket sama pejabat, ikut-ikutan organisasi. Kata gue mah, jaga-jaga sama ini orang. Udah terbukti track recordnya kacau," pungkasnya.
Di kolom komentar, rupanya ada rekan public figure yang turut berbicara dan mengaku sebagai korbannya.
"Korbannya banyak, salah satunya aku dan almarhum Babe Cabita," ujar YouTuber Jerome Polin.
"Kin, kalau bener orangnya, dulu lawfirm-ku pernah kasusin orang ini, kalau gak salah case tambak udang, dan kita berproses terus, tapi endingnya alhamdulillah yang bersangkutan mau ganti rugi ke semua clientku jadi cabut LP," ujar seorang warganet.
"Padahal dulu aku pernah tanya buat franchise ngikan itu almost 200 juta. Bayangin kalo udah 200 cabang itu udah berapa duit yang diterima? Nggak mikirin kalo ada orang yang bener-bener niat buat buka bisnis ini, bergantung dari bisnis ini, terus didzolimi seenak jidat," kata warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Profil Hendy Setiono, Bos Kebab Baba Rafi yang Sedang Disorot
-
6 Artis Pernah jadi Rekan Bisnis Hendy Setiono, Okin Lapor Polisi
-
Mantan Suami Rachel Vennya Laporkan Rekan Bisnis, Cirinya Aktif di Instagram dan Akrab dengan Pejabat
-
Jerome Polin Bantu Siswa yang Tak Bisa Ikut SNBP di Kalbar Tuai Pro Kontra
-
Jerome Polin Hitung Penghasilan Koruptor Rp1 Triliun yang Divonis 6 Tahun: Per Jam Dapat Rp 20 Juta di Penjara
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang