Suara.com - Ahmad Dhani bersama Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) mewujudkan rencana membuat forum diskusi terbuka untuk membahas kisruh perizinan lagu dan pembayaran royalti antara penyanyi dan pencipta karyanya.
Digelar di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2025), Ahmad Dhani bermaksud mengajak semua pegiat industri musik Tanah Air duduk bersama guna mencari solusi dari permasalahan tersebut.
"Ini namanya silaturahmi penyanyi dan pencipta lagu," ujar Ahmad Dhani.
Sayang, forum yang diinisiasi Ahmad Dhani dan AKSI sepi peminat. Penyanyi-penyanyi di luar kelompok AKSI yang diharapkan hadir tak tampak batang hidungnya karena sedang manggung.
"Harus diakui, penyanyi memang lebih banyak jadwalnya. Kalau pencipta lagu, ya begini aja, nggak ada jadwalnya. Makanya semua pada bisa dateng ya?" celetuk Ahmad Dhani.
Selain sibuk manggung, ada juga beberapa penyanyi yang sedang berada di kampung halaman karena ingin menyambut awal bulan Ramadhan bersama keluarga masing-masing.
"Ada yang lagi pulang kampung juga, karena besok puasa," jelas Ahmad Dhani.
Namun, perwakilan dari Kementerian Hukum maupun Kementerian Kebudayaan tetap hadir memenuhi undangan Ahmad Dhani dan AKSI. Oleh karenanya, forum diskusi yang juga dihadiri beberapa perwakilan promotor dan event organizer itu tetap berjalan.
Di hadapan perwakilan pemerintah serta perangkat penyelenggara konser, Ahmad Dhani bersama AKSI menyampaikan usulan terkait mekanisme perizinan lagu dan pembayaran royalti untuk panggung off air.
Baca Juga: Beda Cara Alyssa Daguise dan Tissa Biani Rayakan Ultah Safeea Ahmad, Ada yang Ajak Dinner Mewah
Diwakili Piyu selaku Ketua Umum AKSI, mereka menyatakan perizinan lagu harus dimintakan langsung ke penciptanya baik oleh sang penyanyi langsung maupun penyelenggara. Besaran royalti juga ditetapkan sebesar 10 persen dari bayaran sang penyanyi.
"Jadi, dari management artist dan penyanyinya akan memberikan notifikasi ke pencipta lagunya bahwa di tanggal segini akan ada acara, dan di mana tempatnya. Dari penyelenggara juga. Untuk besaran royaltinya, akan diambil 10 persen dari honor artis," jelas Piyu.
Bagian 10 persen yang diambil dari honor sang penyanyi bukan diperuntukkan bagi satu pencipta lagu saja. Melainkan dibagi rata ke seluruh pencipta lagu, yang karyanya dinyanyikan selama konser.
"Jadi, sistemnya pro rata. Misalnya penyanyi A ini lagunya ada 10 dan ada 10 pencipta, ya dibagi 10," lanjut personel Padi itu.
Selama ini, pencipta lagu cuma kebagian jatah 2 persen dari hasil penjualan tiket sang penyanyi dalam konser. Besaran royalti yang didapat dari sana sangat tidak memenuhi rasa keadilan bagi mereka yang memiliki ide kreatif.
Gagasan Ahmad Dhani bersama AKSI direspons beragam oleh perwakilan promotor dan event organizer yang hadir. Ada yang sepakat dengan gagasan itu, dan ada juga yang merasa urusan perizinan bisa diwakilkan oleh salah satu pihak saja agar tidak memberatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Review Anime Great Pretender, Permainan Tipu Daya Para Penipu Ulung
-
Sederet Lagu Ciptaan Erwin Prasetya: Tak Cuma buat Dewa 19, Ahmad Dhani Pastikan Selalu Bayar Royalti
-
Berapa Gaji Staf Ahli DPR RI? Pekerjaan yang Ditawarkan Ahmad Dhani ke Vokalis Sukatani
-
Review Anime Tokyo Ravens, Bangkitnya Sihir Kuno di Jaman Modern
-
Dea OnlyFans Diancam Sopir Taksol saat Mau Ikut Aksi Kamisan di Depan Istana, Siskaeee Murka: Kudu Dikasih Paham!
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Orangtua Waspada, Dinar Candy Edukasi Narkoba Jenis Baru: Bentuknya Mirip Balon Ulang Tahun
-
Alasan Polisi Tetap Periksa CCTV dan Reza Arap di Kasus Kematian Lula Lahfah
-
Guncang Oscar 2026! 6 Fakta Film Sinners Pecahkan Rekor dengan 16 Nominasi
-
Tangis Ressa Pecah, Berharap Diakui Denada sebagai Anak: Cuma untuk Ketenangan Hati
-
Intip Detail Gaun dan Makeup Ranty Maria saat Pemberkatan Nikah di Bali: Glam in White!
-
Sering Dikirim Kopi, Tissa Biani Bongkar Sifat Dermawan Lucky Element yang Jarang Diketahui Publik
-
Bikin Element Mandiri, Jasa Besar Lucky Widja di Band Diungkap Sahabat
-
Kasus Penggelapan eks Admin Fuji Naik Sidik, Terungkap Ada Dugaan Sindikat Karyawan
-
Pihak Kepolisian Usut Kematian Lula Lahfah dengan Scientific Investigation
-
Sinopsis Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Saat Dendam Lebih Kuat dari Iman