Suara.com - Buntut dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok komentari soal kasus korupsi Pertamina, Hotman Paris Hutapea mendesak Presiden Prabowo Subianto menghemat anggaran negara dengan cara menghapus jabatan dewan komisaris untuk BUMN dan BUMD.
Hotman Paris menyebut triliunan uang negara habis hanya untuk membayar dewan komisaris di BUMN dan BUMD.
"Saran Hotman Paris kepada bapak Prabowo, Presiden RI. Triliunan rupiah uang negara habis untuk membayar dewan komisaris setiap BUMN dan BUMD," ujar Hotman Paris pada unggahannya, Minggu (2/3/2025).
Sementara, ada ribuan perusahaan daerah dan pusat yang masing-masing setidaknya memiliki tiga dewan komisaris dengan gaji yang cukup besar.
"Ribuan perusahaan daerah dan pusat, semuanya punya tiga komisaris. Tapi apa kerjanya?" lanjut Hotman Paris.
Salah satunya, komisari PT Pertamina yang gajinya cukup tinggi tetapi Hotman Paris bertanya-tanya soal pekerjaannya.
"Komisaris Pertamina itu tinggi banget gajinya, tapi apa kerjanya?" katanya.
Menurut pengacara kondang tersebut, posisi dewan komisaris BUMN dan BUMD hanyalah tempat untuk seseorang balas budi terhadap teman atau para pensiunan.
"Karena komisaris BUMN dan BUMD itu tempatnya balas budi untuk para pensiunan atau teman," ujarnya.
Baca Juga: 6 Rekam Jejak Kasus Hukum Nikita Mirzani, Penganiayaan hingga Pemerasan
Karena itu, Hotman Paris menyarankan Prabowo Subianto menghilangkan jabatan komisaris tersebut demi menghemat anggaran negara triliunan rupiah.
Sebab, Hotman Paris menilai posisi dewan komisaris di BUMN dan BUMD ini tak terlalu penting.
"Jadi, hapus jabatan komisaris di setiap BUMN dan BUMD karena memang tidak diharuskan dalam undang-undang PT. Negara akan menghemat triliunan untuk dipakai makan gratis. Gak ada guna itu semua dewan komisaris," tutur Hotman.
Hotman Paris menyebut Ahok sebagai salah satu contoh mantan komisaris PT Pertamina yang tak jelas kinerjanya selama menjabat lima tahun, yakni 2019-2024.
Namun sekarang, Ahok justru ikut berkomentar mengenai kasus korupsi Pertamina hingga bersedia memberikan data-data yang dimilikinya asalkan sidang berlangsung terbuka.
Sementara, Hotman Paris beranggapan kasus korupsi tersebut terjadi sejak 2018 yang mana Ahok sudah menjabat sebagai komisaris PT Pertamina sejak 2019.
"Kurang apalagi si Ahok cuap-cuap, tapi apa yang dilakukannya ketika menjadi dewan komisaris? Tidak ada, tapi sekarang cuap-cuap," jelasnya.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Abses Hati, Razman Arif Nasution Duga Hotman Paris Idap Penyakit Jantung Hingga Ginjal
-
6 Rekam Jejak Kasus Hukum Nikita Mirzani, Penganiayaan hingga Pemerasan
-
Julukan Baru Firdaus Oiwobo dari Hotman Paris: Orang Kaya Palsu
-
Honor Firdaus Oiwobo Setara Gaji Sopir Hotman Paris: Rp6 Juta Plus 10 Bungkus Nasi
-
Dua Malam di RS Singapura, Hotman Paris Habiskan Rp600 Juta: Gak Pakai Asuransi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap