Suara.com - Kasus korupsi Pertamina masih mendapat sorotan tajam di kalangan masyarakat. Tak terkecuali dari mereka yang biasa menggunakan BBM tipe Pertamax untuk menunjang kegiatan, banyak yang tidak bisa menutupi kekecewaan mereka usai mengetahui bahwa bensin yang dipakai adalah hasil oplosan Pertalite.
Doadibadai Hollo atau Badai jadi salah satu contoh masyarakat pengguna Pertamax yang kecewa berat dengan praktek kecurangan di tubuh Pertamina.
"Saya melihat ini, sebenernya kalau masalah korupsi ini kan udah sangat menyedihkan ya. Kalau saya lihat, ini sudah jadi budaya masyarakat Indonesia, bahkan pejabat-pejabat di negara ini," ujar Badai di kawasan Senayan, Jakarta baru-baru ini.
Mereka yang membeli Pertamax adalah orang-orang yang mematuhi himbauan pemerintah untuk memakai bensin non subsidi. Selama ini, Pertamina menjual Pertalite dengan harga subsidi untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.
Namun setelah mengikuti himbauan pemerintah pun, masyarakat kelas menengah ke atas masih ditipu dengan bensin Pertalite yang dioplos, yang kemudian dijual dengan label Pertamax. Terungkapnya fakta tersebut membuat Badai sakit hati.
"Ini berkaitan dengan minerba, yang digunakan untuk kepentingan banyak orang. Saya ini pengguna Pertamax juga, jadi saya juga merasa bahwa, istilahnya kita beli yang RON 92, ternyata dengan kualitas RON 90 gitu. Jadi, agak nyebelin dan menyakitkan," aku Badai.
Kritik keras dilayangkan Badai ke Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan yang ikut jadi tersangka korupsi bensin oplosan. Ia tak habis pikir kenapa orang dengan gaji miliaran Rupiah masih mencari celah untuk korupsi.
"Yang saya bingung, gaji Rp1,8 miliar, itu masih korupsi. Gimana dengan orang yang gajinya cuma Rp30 ribu, Rp50 ribu per hari? Saya bingung gitu, sebenernya pejabat-pejabat ini ngapain sih? Apa sih yang kalian cari ini?," tanya Badai.
Badai pun mendukung penuh misi Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas praktek korupsi selama ia menjabat. Jangan sampai muncul lagi kasus-kasus yang merugikan masyarakat seperti saat ini.
Baca Juga: Menterengnya Isi Garasi Andre Rosiade, Dulu Pernah Desak Ahok Dicopot dari Komut Pertamina
"Ya saya mendukung sekali, pemerintah pak Prabowo membersihkan orang-orang ini. Supaya kita sebagai rakyat ini, kan kita bayar pajak, kita juga jadi distributor devisa kepada negara," kata Badai.
Badai juga berharap UU Perampasan Aset segera disahkan di era pemerintahan Prabowo Subianto. Tikus-tikus berdasi yang merugikan negara harus dimiskinkan bagaimana pun caranya.
"Ya harusnya manusia-manusia seperti ini dimiskinkan. Jadi, ya mudah-mudahan UU Perampasan Aset segera disahkan," tandas Badai.
Berita Terkait
-
Gaduh Pertamax Oplosan, IPW Desak Kapolri Perintahkan Uji Sampel BBM di Seluruh SPBU
-
Pengamat Minta Gaji Dirut Pertamina Dipangkas Jadi UMR: Biar Ikut Merasakan Susah
-
Mahfud MD Canda Soal Doa SPBU, Netizen Justru Kecewa: Itu Kasus Waktu Bapak Jadi Menteri
-
Beberkan Borok Pertamina, Hotman Paris Beri Balasan Menohok Hingga Ungkit Gaji Ahok: Gaya Lu Ngotot-ngotot!
-
Hotman Paris Sindir Ahok yang Koar-Koar Soal Kasus Korupsi Pertamina: Dulu Kau Ambil Bonus Miliaran
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan
-
Sah! Detail Mahar Jennifer Coppen dari Justin Hubner: Emas Belasan Gram hingga Uang Ribuan Euro
-
Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar