Suara.com - Usai Pertamina menjadi sorotan di tengah kisruh BBM oplosan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok muncul ke publik dan mengungkap borok perusahaan yang sempat ia pimpin ini.
Mantan Komisaris Utama Pertamina ini mengungkap borok perusahaan tersebut dalam salah satu video yang diunggah ke YouTube Narasi. Di laman media sosial, beberapa pernyataan Ahok menuai kontroversi dari netizen yang pro dan kontra dengannya.
Salah satu yang menyoroti pernyataan Ahok ini adalah pengacara kondang, Hotman Paris. Melalui Instagram pribadinya, pengacara tersebut memberi balasan menohok hingga mengungkit gaji mantan Komisaris Utama Pertamina ini.
Mengenakan jubah mandi berwarna putih sambil berada di atas tempat tidur, Hotman Paris memberi pesan khusus untuk Ahok. Dirinya mengaku panas melihat gaya Ahok di video yang viral di media sosial ini.
Hotman Paris kemudian menyinggung gaji miliaran rupiah milik Ahok ketika dirinya berstatus sebagai Komisaris Utama Pertamina. Menurutnya, dengan gaji fantastis ini, Ahok justru tidak mampu mengawasi kinerja pegawai semasa menjabat sebagai petinggi Pertamina.
"Hei Ahok. Ahok saya lagi di Singapura panas lihat gaya lu yang ngotot-ngotot di semua medsos. Kamu kan komisaris, komisarus utama dengan gaji miliaran di Pertamina. Tugas komisaris adalah mengawasi. Termasuk mengawasi pelanggaran yang terjadi sekecil apapun" ujar Hotman Paris.
Hotman Paris mempertanyakan porsi Ahok yang justru tidak mampu memantau pelanggaran besar di PT Pertamina. Ia pun menyarankan agar mantan Gubernur Jakarta justru meminta maaf kepada masyarakat atas kasus panas yang sedang terjadi ini.
"Kalaupun kamu tidak tahu atau tidak bersalah, setidaknya kamu menyatakan turut bersalah atau minta amaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Jauh lebih jantan lagi jika kamu mengembalikan seluruh gaji kamu," ujarnya lebih lanjut.
Viral di laman X, balasan menohok Hotman Paris untuk Ahok terkait kasus Pertamina yang menjadi sorotan publik ini lalu mendapat berbagai komentar dari netizen.
Baca Juga: Korupsi Pertamina Rugikan Rp193 Triliun, Ternyata Publik Bisa Ajukan Gugatan dengan Dua Cara Ini
"Kok orang ini yang kepanasan? Apa biar ditunjuk sebagai kuasa hukum pihak sono?" balas netizen.
"Ahok kan Komut Persero bukan Komut Patra Niaga, masa gini aja gak bisa bedain sih lo?" komentar akun lainnya.
"Sekelas Hotman aja udah ikut-ikutan mengarahkan semua ke Ahok, apakah dia takut kalau kliennya yang lain bakalan kena juga?" ungkap netizen.
Diunggah ke laman X oleh akun @tham878 hingga menjadi viral di X, video Hotman Paris beri balasan menohok ke Hotman Paris ini bisa disaksikan dengan cara klik di sini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim