"Aku enggak tahu buat apa, tapi ini kerugian untuk SS karena nomor itu dipakai buat kerja," ujarnya.
"Sama supplier baju, semuanya, pabrik, jadi banyak yang chat ke WhatsApp itu dan semua jadi buyar. Terganggu banget pokoknya," sambung Panda.
Selama diperiksa, Panda juga menyerahkan bukti berupa foto tangkapan layar serta video saat Doktif melakukan live streaming TikTok.
Diduga, saat itulah Doktif menyebarkan nomor ponsel Shella Saukia.
Adapun pemeriksaan terkait laporan Shella Saukia ini sudah masuk ke tahap keterangan saksi. Shella sendiri sudah menjalani pemeriksaan sebagai pelapor pada pekan lalu.
Bila keterangan saksi sudah rampung, tahap pemeriksaan akan naik ke penyelidikan, lalu penyidikan, barulah dapat ditetapkan tersangka dalam kasus ini.
"Kita serahkan ke penyidik. Tadi wawancara untuk masuk ke penyelidikan. Ini kan masih pengumpulan keterangan," tutur Petrus Bala Pattyona.
"Setelah wawancara, penyelidikan, penyidikan, baru penetapan tersangkanya. Jadi masih panjang. Kalau kita hari ini datang untuk memberikan keterangan di pihak pelapor, masa jadi tersangka," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Shella Saukia dan Doktif terlibat saling lapor polisi. Keduanya menjadi rival dan saling lapor setelah adanya perselisihan di salah satu restoran di kawasan Pulo Gadung.
Doktif melaporkan Shella Saukia cs atas dugaan perampasan kemerdekaan. Sementara itu, Shella Saukia melaporkan Doktif atas dugaan pencemaran nama baik.
Berita Terkait
-
Jalani Pemeriksaan, Panda Asisten Shella Saukia Gugup: Takut Enggak Pulang Lagi
-
Datangi Komisi DPR RI, Gaya Bicara Doktif Dibandingkan Reza Gladys
-
Tebar Cerita Doktif Ikut Peras Reza Gladys, Sejumlah Akun Medsos Dituding Terima Bayaran Jutaan Rupiah
-
Doktif Ancam Laporkan Akun Media Sosial yang Tuding Terlibat Pemerasan Reza Gladys
-
Kata Sunan Kalijaga Usai Dokter Oky Pratama Diburu Imbas Nikita Mirzani Jadi Tersangka Pemerasan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat
-
Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo
-
Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya
-
Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor
-
Brimob dan Tim Perintis Presisi Ciduk 5 Remaja Tawuran di Jatinegara, Samurai Disita
-
8 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak di Perumahan, Dijamin Seru dan Heboh!
-
BNN Bongkar Penyelundupan Vape Berisi Etomidate dari Malaysia, Enam Tersangka Ditangkap
-
Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut
-
5 Sabun Cuci Muka Tanpa Alkohol yang Aman untuk Kulit Sensitif, Formulanya Ringan
-
Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?