Suara.com - Patub, gitaris grup band Letto turut melampiaskan rasa kecewanya terhadap situasi politik di Indonesia belakangan ini. Bisa dibilang, rasa marahnya memuncak sejak ia melihat video detik-detik Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam sikap Komisi I DPR RI dan pemerintah yang membahas revisi Undang-Undang TNI di sebuah hotel mewah, Hotel Fairmont, Jakarta pada Sabtu (15/3/2025).
Semula, personel Letto yang bernama lengkap Agus Riyono itu membagikan ulang video yang diunggah oleh Zen RS. Dalam video yang dibagikan Zen, tertulis caption berikut.
"Sesaat dan setelah Andrie Yunus dari @KontraS bersama koalisi masyarakat sipil lain menerobos rapat tertutup pembahasan RUU TNI di Hotel Fairmont."
Tak sekadar mengunggah ulang, pria kelahiran 2 Agustus itu juga menuliskan caption yang begitu menyakitkan bagi siapapun yang membacanya.
"Gassskeun terus mengganggu. Karena mengganggu memperpanjang umur perjuangan, yang entah kapan menjadi kenyataan," tulis Patub pada Sabtu (15/3/2025).
Beberapa jam setelahnya, tepatnya pada Minggu, 16 Maret 2025, Patub kembali meluapkan isi hatinya. Ia sedemikian muak dengan situasi negara, sampai-sampai begitu lantang mengkritik polisi dan tentara.
"Pulisi terang-terangan menusuk kita dari depan. Temtara diam² menusuk kita dari belakang. Kita? M A T I," cuitnya.
Sejumlah warganet ikut mengomentari tulisan rekan dari Noe Letto tersebut. Banyak di antara mereka yang mempunyai rasa kecewa yang serupa dengan Patub.
"Terus masih banyak yang belain. Aneh emang ini. Udah tahu harusnya saling jaga saling bantu antar warga," komentar warganet.
Baca Juga: RUU TNI: Ada 3 Tugas Rahasia Ditambahkan ke Operasi Militer Selain Perang, Apa Saja?
"Mau jadi pemimpin dan wakil rakyat minta mandat ke rakyat. Rakyat ditusuk dari depan dan belakang, diracunin oleh wakilnya, nasibmu apes," imbuh netizen yang lain.
Sebagai informasi, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkritik langkah Komisi I DPR RI dan pemerintah yang mengadakan pembahasan revisi Undang-Undang TNI di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025).
Mereka mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menerapkan efisiensi anggaran yang sebelumnya telah diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Pemerintah Indonesia seakan tidak memiliki rasa malu dan hanya berpura-pura peduli di tengah upaya efisiensi anggaran, serta mendorong penghematan belanja negara, bahkan mengurangi alokasi dana untuk sektor-sektor penting, termasuk pendidikan dan kesehatan," ujar Wakil Koordinator KontraS, Andri Yunus, yang mewakili Koalisi Masyarakat Sipil.
Menurut mereka, penyelenggaraan rapat di hotel mewah ini berpotensi menghabiskan anggaran negara dalam jumlah besar.
Tindakan ini dianggap sebagai bentuk pemborosan dan pengkhianatan terhadap prinsip keadilan serta demokrasi.
Berita Terkait
-
Usai Geruduk Rapat RUU TNI di Hotel, Kantor KontraS Kena Teror OTK dan Penelpon Misterius
-
Rapat Tertutup RUU TNI Diprotes, Aktivis Mengaku Diancam Demokrasi dan HAM!
-
Mengintip Fasilitas Ruby Room: Ruang Meeting Hotel Fairmont yang Disewa DPR untuk Bahas RUU TNI
-
RUU TNI, Liga Korupsi, dan Pengalihan Isu: Masyarakat Jangan Lengah!
-
Usai Geruduk Rapat Tertutup RUU TNI di Hotel, Tengah Malam Kantor KontraS Didatangi 3 Orang Tak Dikenal
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Reza Arap Tak Enak Ayah Fuji Risi Anaknya Dijodohkan Dengannya: Kayak Gue Binatang Aja!
-
Anak Rusuh di Pesawat, Cara Asuh Denise Chariesta dan Niken Havana Dikritik
-
Dukungan Pemerintah untuk Ekosistem Film Sci-Fi: Menekraf Apresiasi Pelangi di Mars
-
Okin Diduga Butuh Duit Banget, Jual Akses Close Friends sampai Banting Harga Rp25 Ribu
-
Rachel Vennya Nangis di Pelukan Fuji Usai Curhat Rumah Mau Dijual Okin
-
Ikuti Jejak Joe Taslim di Dunia Akting, Hyo Ri Mika Bintangi FIlm Desember Jani
-
Duet Maut Lagi, Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bintangi Film Hong Kong The Furious
-
Pria Ini Ungkap Neneknya Sosok Pemetik Teh di Uang Pecahan Rp20 Ribu, Alhamdulillah Masih Sehat
-
Akhirnya Tatap Muka, Istri Angga Wijaya Minta Maaf ke Dewi Perssik
-
Okin Jual Rumah Cucunya Diam-Diam, Ibu Rachel Vennya Kasihan Putrinya Disakiti Terus-menerus