“Jadi ini saya lihat ada sebuah pribadi yang saya duga ambivalen,”kata Razman.
Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ambivalen adalah berrcabang dua yang saling bertentangan seperti mencintai dan membenci sekaligus terhadap orang yang sama.
Nikita Mirzani menolak dijenguk Razman
Razman tidak mengerti dengan sikap Nikita Mirzani yang menolak untuk dijenguk. Padahal menurutnya, ia hanya ingin memberikan ruang yang baik untuk ibu dari Laura Meizani itu.
“Saya justru mau ketemu Nikita Mirzani itu mau memberi ruang yang baik buat dia,”ujar Razman.
Namun Razman ternyata bukan menjadi satu-satunya orang yang ditolak oleh Nikita Mirzani.
Sahabat sekaligus rekan bisnis Nikita, dokter Oky Pratama juga ternyata tidak bisa menjenguk janda tiga anak itu.
Hal ini diungkap oleh Razman yang saat itu juga ditolak untuk menemui Nikita.
“Kemudian tadi NM diberitahu ke dalam dan juga kepada penjaga, bahwa hari ini dia tidak menerima siapapun, kecuali keluarganya,” kata Razman dikutip dari kanal YouTube Cumicumi pada Rabu (19/3/2025).
“Saya tanya tadi apakah dr. Oky juga tidak dikasih masuk hari ini? Kata penjaganya tidak,” terang Razman.
Baca Juga: Curhatan Pilu Anak Nikita Mirzani: Aku Kangen di Sisi Ami
Sementara itu, kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, mengatakan bahwa kliennya tersebut berhak untuk menentukan siapa tamu yang akan diterimanya.
“Siapa yang membesuk dia, itu dia yang menentukan. Kalau nggak ada korelasinya ya nggak mungkin diterima,”kata Fahmi.
Fahmi Bachmid juga meminta agar siapapun yang merasa ditolak kedatangannya oleh kliennya tersebut, tidak perlu merasa patah hati.
“Kalau ditolak ya jangan patah hati lah,”ujarnya.
Nikita Mirzani telah resmi ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan kasus pemerasan terhadap dr. Reza Gladys.
Atas kasus tersebut, Nikita Mirzani saat ini dijerat dengan beberapa pasal hukum dan terancam hukuman maksimal selama 20 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
-
Nikita Mirzani Ngadu ke Prabowo, Singgung Hukum Buta Logika Usai Divonis 6 Tahun Penjara
-
Nikita Mirzani Ikutan Nyinyir saat Gilang Juragan 99 Flexing Jet Pribadi, Pecah Kongsi?
-
Kabar Terbaru Nikita Mirzani di Bui, Belajar Menjahit dan Sering Sakit Gigi
-
Nikita Mirzani Pertanyakan Putusan Hakim Soesilo, Sindir Ketimpangan Vonis Kasusnya vs Ronald Tannur
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!
-
Pro Kontra Foto Anniversary Luna Maya dan Maxime Bouttier: Nilai Seni vs Menyimpang