Suara.com - Perseteruan tidak terduga datang dari Ahmad Dhani dan Ariel NOAH. Meski perseteruan antar musisi kali ini tidak bisa dikatakan terjadi secara dua arah dan tersurat.
Bermula dari pernyataan Ariel NOAH mengenai direct licensing dalam royalti musik yang tidak diatur oleh negara, serangan demi serangan di media sosial dilakukan Ahmad Dhani.
Selain tidak setuju dengan pernyataan tersebut, Ahmad Dhani secara tegas menuding Ariel NOAH sebagai musisi yang tidak peduli dengan nasib para komposer Tanah Air.
"Buku Panduan. 10 Tahun Konsisten Tidak Peduli Nasib Para Komposer," bunyi ilustrasi buku yang dipegang Ariel NOAh dalam unggahan Ahmad Dhani baru-baru ini.
Bersamaan dengan itu, publik memberikan dukungan kepada Dhani untuk tetap menyuarakan hak komposer di Indonesia.
Sementara yang lain, tidak menduga bila seorang Ariel NOAH akan menyampaikan pernyataan kontroversial yang berpotensi 'meremehkan' pencipta lagu dan komposer.
Sebagai sama-sama musisi, Ariel NOAH dan Ahmad Dhani kini berada dalam jalan yang berseberangan.
VISI (Vibrasi Suara Indonesia)
Ariel NOAH muncul sebagai Wakil Ketua Umum Vibrasi Suara Indonesia (VISI).
Baca Juga: Beda Kelas Ariel NOAH vs Ahmad Dhani: Kekayaan, Tarif Manggung, Pendidikan dan Karier
Selain Ariel NOAH, VISI juga memiliki anggota lainnya seperti Rossa dan Bunga Citra Lestari (BCL).
Berawal dari keresahan musisi Tanah Air, VISI hadir dengan beberapa tujuan, termasuk mengupayakan UU Hak Cipta yang lebih kondusif.
Aksi nyata yang dilakukan VISI adalah mengajukan Uji Material atas UU Hak Cipta kepada Mahkamah Konstitusi (MK).
Aksi ini yang kemudian semakin membuat pihak sebelah, Ahmad Dhani dan kawan-kawan menjadi berang.
AKSI (Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia)
Lain halnya dengan VISI, Ahmad Dhani dikenal dengan perjuangan atas hak komposer melalui AKSI (Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia).
Berita Terkait
-
UU Hak Cipta Akan Direvisi, Ariel NOAH Minta Semua Dilibatkan Biar Tak Ada yang Dirugikan
-
Ariel NOAH Panjang Lebar Cerita Pembayaran Royalti Sesuai UU, Ahmad Dhani Sewot: Ku Smash!
-
Ariel NOAH Bicara Polemik Undang-Undang Hak Cipta dan Sistem Direct Licensing
-
Berapa Honor Judika Sekali Manggung? Disindir Ahmad Dhani Nyolong Lagu dan Maunya Gratisan
-
Apa Itu Direct License? Jadi Perdebatan Ahmad Dhani dan Ariel NOAH
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum