Suara.com - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara Arya Sinulingga mengumumkan bahwa ia telah menemukan sosok perampas jersey Marselino Ferdinan yang diberikan untuk bocah bernama Kenneth.
Melalui akun Instagram-nya Arya Sinulingga mengumumkan informasi tersebut.
“Berkat Teknologi AI dan Garuda ID yang diterapkan oleh PSSI di GBK, kami telah menemukan orang yang mengambil jersey Kenneth,” tulis Arya Sinulingga dikutip pada Sabtu (29/3/2025)
Imbas aksi perampasan jersey tersebut, pelaku perampasan terancam diblacklist dan tidak bisa membeli tiket untuk menonton pertandingan Timnas selanjutnya.
“Akan diusulkan tidak bisa lagi membeli tiket untuk menonton pertandingan Timnas Indonesia,” lanjut pengumuman tersebut.
Arya juga memperingati bagi siapapun agar berhati-hati bertindak selama berada di dalam stadion agar kejadian yang sama tidak terulang kembali.
“Hati-hati bagi yang berbuat tindakan tidak baik di stadion,” tulis Arya.
Informasi soal pelaku perampas jersey yang terancam tak bisa menonton Timnas di stadion itu mendapatkan respons beragam dari warganet.
Baca Juga: Dua Pemain Timnas Indonesia yang Kantongi Kartu Kuning Jelang Lawan China
“Respons yang cukup tegas, sebagai reminder bagi yang lain untuk nggak aneh-aneh saat mendukung Timnas langsung di GBK,” kata akun @ukik***
“Yang merokok dalam stadion juga dibanned dong bang, kasihan banyak anak-anak, orang tua, perempuan, dan semua yang nonton tidak nyaman dengan asap rokok,” komen akun @duls***
Ada juga warganet yang justru menyindir Andre Rosiade terkait pernyataannya soal bukti medis Mees Hilgers yang cedera beberapa waktu lalu.
“Itu yang kemarin nuduh Mees Hilgers gimana urusannya pak ketua? termasuk pelanggaran juga nggak?” komentar akun @gent***
“Kalau yang menyebarkan hasil medis pemain gimana Pak?” ujar akun @dede***
Kenneth Bertemu Marselino
Video Pria Rampas Jersey Marselino Viral
Berita Terkait
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak