Bola / Bola Indonesia
Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:05 WIB
Mantan pemain timnas Belanda yang kini menjadi analis ESPN, Kenneth Perez, menilai kartu merah Ole Romeny saat Fortuna Sittard menghadapi AZ Alkmaar memang layak diberikan. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Analis ESPN Kenneth Perez menilai kartu merah Ole Romeny saat Fortuna Sittard melawan AZ Alkmaar sudah tepat.
  • Romeny diusir wasit Serdar Gozubuyuk pada menit keempat akibat tekel keras bersepatu pul ke tulang kering Mateo Chavez.
  • Perez menyatakan ketidaksengajaan tidak menghapus pelanggaran karena Romeny dinilai kehilangan kendali atas gerakannya di lapangan.

Suara.com - Mantan pemain timnas Belanda yang kini menjadi analis ESPN, Kenneth Perez, menilai kartu merah Ole Romeny saat Fortuna Sittard menghadapi AZ Alkmaar memang layak diberikan.

Striker Timnas Indonesia itu diusir wasit setelah melakukan tekel keras terhadap Mateo Chávez pada menit-menit awal pertandingan.

Insiden tersebut terjadi ketika laga baru berjalan sekitar empat menit.

Romeny mengenai bagian tulang kering Chávez dengan pul sepatu sehingga wasit Serdar Gozubuyuk langsung mengeluarkan kartu merah.

Perez memahami bahwa Romeny tidak berniat mencederai pemain lawan.

Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny mencetak gol pada laga debut bersama Fortuna Sittard di pekan pertama Eredivisie, Sabtu (8/8/2026) malam waktu setempat. [Instagram Fortuna Sittard]

Namun, menurutnya, tidak adanya unsur kesengajaan tidak menghapus pelanggaran yang terjadi di lapangan.

"Yang penting adalah memiliki kontrol atas gerakanmu," kata Perez dalam analisis ESPN saat jeda pertandingan.

Perez menilai Romeny kehilangan kendali atas gerakannya ketika mencoba melakukan tekel.

Ia menyebut sang pemain tampaknya tidak lagi mengetahui secara pasti posisi lawan maupun ke mana harus menempatkan kakinya.

Baca Juga: Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini

"Anda bisa melihat Romeny tidak melakukan ini dengan sengaja. Tetapi dia sejenak tidak tahu lagi di mana lawannya berada dan di mana harus menempatkan kakinya. Namun, niat bukanlah ukurannya," ujar Perez.

Menurut Perez, keputusan wasit untuk memberikan kartu merah sudah tepat.

Ia bahkan menilai pelatih Fortuna Sittard tidak memiliki alasan untuk memprotes keputusan tersebut.

"Kartu merah yang tepat. Sebagai pelatih, Anda juga tidak bisa marah mengenai ini," katanya.

Perez kemudian memberikan penilaian keras terhadap aksi Romeny.

Menurutnya, kejadian tersebut menunjukkan kelemahan sang penyerang dalam mengontrol gerakan ketika berada dalam situasi perebutan bola.

Load More