Suara.com - Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka bagi penggemar sinema Tanah Air.
Ray Sahetapy berpulang pada Selasa (4/1/2025) kemarin, berselang satu hari usai perayaan Idul Fitri tahun ini.
Duka mendalam dirasakan Surya Sahetapy selaku putra, mengingat kepergian Ayah menyusul kakak tercinta, Gizca Puteri Agustina Sahetapy.
"Innalillahi wa innailaihi raji'un," tulis Surya di Instagram.
"Titip salam cinta dan kangen ke Kak Gizca, Dad," lanjut Surya yang semakin mengiris hati.
Ucapan selamat jalan disertakan Surya sebagai bentuk cinta dan kasih untuk mendiang Ray Sahetapy.
"Selamat jalan, Ayah," tutup Surya.
Tulisan 'innalillahi wa innailihi rajiun' yang disematkan oleh Surya secara tersirat menunjukkan agama yang dianut oleh aktor sekaligus aktivis Tanah Air tersebut.
Lantas, bagaimana dengan agama yang diyakini sang ayah, Ray Sahetapy?
Baca Juga: 4 Film yang Dibintangi Ray Sahetapy, Aktor yang Meninggal di Usia 68 Tahun
Melalui kabar yang diterima Suara.com, jasad mendiang Ray Sahetapy belum dimakamkan hingga hari ini, Rabu (2/4/2025).
Jenazah direncanakan akan dimakamkan pada Jumat (4/2/2025) dengan alasan menanti kepulangan Surya Sahetapy dari Amerika.
Rencana untuk tidak segera memakamkan jenazah Ray Sahetapy memunculkan pertanyaan mengenai keyakinan serta agama yang dianut mendiang.
Apalagi Ray Sahetapy sempat tersandung kisah hidup yang dramatis dalam pernikahannya dengan mantan istri, Dewi Yull.
Bagaimana tidak, keduanya diketahui sempat berada dalam jalan keyakinan yang berbeda, yaitu Islam dan Kristen.
Secara khusus, Suara.com merangkum perjalanan spiritual mendiang Ray Sahetapy dalam beberapa poin di bawah ini:
1. Pernikahan Berbeda Agama
Ferenc Raymond Sahetapy atau yang dikenal dengan nama Ray Sahetapy menikahi pujaan hati, Raden Adjeng Hj Dewi Pudjijati atau Dewi Yull pada 1981.
Pernikahan antara dua figur publik ini ramai diperbincangkan bersamaan dengan rumor perbedaan agama antara keduanya.
Kala itu, Ray Sahetapy diketahui adalah seorang penganut agama Kristen.
Meski kelahiran Sulawesi Tengah, Ray menghabiskan masa kecilnya berada di Panti Asuhan Yatim Warga Indonesia, Surabaya.
Sementara itu, mantan istrinya, Dewi Yull adalah seorang Muslimah.
Bahkan diduga Dewi Yull masih seorang bangsawan dengan gelar Raden Adjeng yang ada di depan nama dari perempuan kelahiran Cirebon ini.
Perbedaan agama tersebut membuat Ray kesulitan mendapatkan restu dari pihak keluarga Dewi Yull.
2. Keputusan Menjadi Mualaf
Meski dirumorkan berbeda agama--bahkan setelah menikah, sebuah fakta mengejutkan datang dari Dewi Yull.
Saat berbincang dengan Melaney Ricardo pada 2023 lalu, Dewi Yull menyebut bila Ray Sahetapy memilih menjadi mualaf.
Mendiang dinyatakan secara resmi sebagai mualaf pada 1992 lalu.
Hanya saja, batu sandungan tetap harus dihadapi oleh Dewi Yull dan Ray Sahetapy dalam membina biduk rumah tangga.
Dukungan dari ibunda tidak cukup lantaran ayah Dewi Yull hingga keluarga besar tetap tidak merestui pernikahannya dengan Ray Sahetapy.
"Ibuku merestui sebelum meninggal, tapi ayahku nggak merestui, keluarga besarku nggak, dengan segala macam alasan," ungkap Dewi Yull.
Hanya saja, keputusan menjadi mualaf tersebut tidak dipublikasikan dengan alasan tertentu.
"Padahal pada saat itu ayahnya anak-anak sudah satu iman sama aku, tapi tidak boleh dipublikasi, demi menjaga semua," jelasnya kemudian.
3. Agama setelah Bercerai
Banyak yang dibuat penasaran dengan keyakinan serta agama Ray Sahetapy usai bercerai dari Dewi Yull pada 2004 lalu.
Ray Sahetapy dikabarkan tidak kembali ke agama yang lama dan tetap menjalankan ibadah yang diajarkan sejak menjadi mualaf.
Pada 2012 lalu, Ray menegaskan bila dirinya seorang mualaf dan tetap menjalankan puasa seperti orang Islam pada umumnya.
"Saya puasa untuk melatih kesadaran biar makin mantap. Saya mualaf. Sejak 20 tahun lalu saya mualaf. Semuanya kan tergantung dari niat dalam diri kita. Kalau sudah niat tidak ada yang tak bisa," ujar Ray Sahetapy.
Berita Terkait
-
Duka Pandji Pragiwaksono Usai Ray Sahetapy Berpulang
-
Kronologi Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Dirawat 1 Bulan Karena Komplikasi
-
Jenazah Ray Sahetapy Masih di Rumah Duka, Pemakaman Tunggu Kepulangan Surya Sahetapy dari Amerika
-
Diungkap Adik, Ray Sahetapy Meninggal Dunia Karena Penyakit Komplikasi
-
Meninggal di Usia 68 Tahun, Ini Kiprah Ray Sahetapy di Dunia Film Dan Kisahnya Sejak Kecil
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pamer Baby Bump, Chelsea Islan Umumkan Hamil Anak Pertama di Ultah Suami
-
Pandji Pragiwaksono: Wapres Gibran Contoh yang Benar dalam Menanggapi Jokes
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
Ngaku Difitnah soal Jadi Petugas Haji, Chiki Fawzi Malah Dikritik Gara-Gara Adab di Acara TV
-
Kekuatan Tersembunyi Mahalini Jelang Konser: Rahasia Dukungan 2 Keluarga yang Tak Terbatas
-
Aksi Pinkan Mambo Nyanyi dan Joget di Pinggir Jalan Tuai Kritik: Bikin Macet!
-
Pandji Pragiwaksono Diperiksa 8 Jam, Diperlihatkan Penyidik Potongan Mens Rea Hasil Bajakan